Korban : Perusahaan Gelontorkan Rp 7 Miliar Untuk Usir Warga Mesuji

Jakarta, Seruu.com - Kasus pengusiran warga oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terjadi di Mesuji, perbatasan antara Bandar Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel) oleh PAM Swakarsa, ternyata dilakukan dengan dukungan dana yang sangat fantastis.
 

Hal ini seperti yang dikatakan oleh Trubus, yang mengaku sebagai mantan PAM Swakarsa di salah satu perusahaan kelapa sawit. Menurutnya, pengusiran tersebut dilakukan dengan dalih perambahan hutan.

"7 Milyar biaya untuk melakukan pengusiran warga yang dianggap perambah," kata Trubus dalam konfrensi pers Tuntutan Rakyat Mesuji di Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur, Selasa (03/01/2012)

Selain itu, menurut pengakuan Trubus, dirinyalah yang melakukan pemotretan dan merekam video dalam setiap aksi pengusiran dan aksi pemenggalan kepala terhadap dua orang warga Sungai Sodong, Mesuji.

Bahkan, pada saat menjadi PAM Swakarsa, Trubus bertugas sebagai intel untuk mengumpulkan semua informasi yang ada di masyarakat.

"Semua saya yang moto (mengambil gambar -red)," tegasnya.

Sebelumnya, kepada Seruu.com, Trubus sempat menceritakan prihal pemenggalan dua warga Sodong, dia juga membenarkan setelah, dua kepala manusia tersebut ditaruh diatas truk, seperti apa yang ada di video kasus Mesuji. (nurholis)

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU