Said Aqil : Rusuh Sampang Bukan Konflik Sunni-Syiah
KH Said Aqil Siradj, Ketum PBNU

Jakarta, seruu.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan kasus pembakaran pesantren yang dikelola kelompok Syiah di Sampang, Madura, Jawa Timur, beberapa waktu lalu bukan disebabkan konflik Sunni-Syiah. "Ini bukan konflik Sunni-Syiah, tapi konflik keluarga," kata Ketua Umum PBNU Kiai Haji Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (3/1).

Said Aqil mengatakan, selama ini tidak ada perselisihan antara Sunni-Syiah di Indonesia, apalagi konflik NU-Syiah. Karena itu, PBNU mengimbau agar kasus di Sampang dilokalisasi sebagai konflik keluarga, karena faktanya seperti itu, tidak dibuat melebar ke mana-mana. Apalagi, saat ini dunia Islam membutuhkan persatuan, baik lintas mahzab, aliran, etnis, maupun politik.

Said Aqil mengaku telah berbicara dengan Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sampang. Mereka menyatakan sanggup menyelesaikan kasus ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pesantren Misbahul Huda, di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, yang dikelola kelompok Syiah diserang oleh sekelompok orang, Kamis (29/12). Tiga rumah dan satu musalah dilaporkan habis terbakar, namun tidak ada korban jiwa. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU