Nazaruddin dan Rosa Siap Ungkap Misteri 'Ketua Besar' Otak Dari Suap Wisma Atlet

Jakarta, Seruu.com - Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat yang saat ini tengah menjadi terdakwa dalam kasus suap Wisma Atlet menyatakan bahwa dirinya akan mengungkap misteri adanya 'Ketua Besar' yang disinyalir merupakan otak dari suap wisma atlet. Hal tersebut dinyatakan Nazaruddin jelang sidang yang akhirnya ditunda karena Nazaruddin muntah-muntah.

Nama "ketua besar" disebut dalam percakapan BBM antara Angelina, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat dengan Mindo Rosalina Manulang, anak buah Nazaruddin yang divonis 2,5 tahun penjara dalam kasus suap wisma atlet.

Percakapan BBM yang termuat dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Rosa itu dibeberkan pihak Nazaruddin. Di situ, Angelina menyampaikan kepada Rosa bahwa si "ketua besar" meminta "apel malang". Adapun yang dimaksud dengan apel malang adalah uang rupiah. Namun, siapa yang disebut sebagai "ketua besar" itu belum diketahui.

Namun, Nazar mengatakan yang mengetahui lebih jauh tentang ketua besar adalah Mindo Rosalina Manulang dan kolega partainya Angelina Sondakh. "Iya Anggie sama Rosa yang lebih tahu," bebernya, Rabu (04/1/2012).

Dia berharap Rosa akan memberi kesaksian yang benar dalam persidangan kali ini. "Ya kita harap dia memberi kesaksian yang benar," pungkasnya.

Nazar dijadwalkan menjalani persidangan hari ini dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi. Yaitu Mindo Rosalina Manulang, Dudung Purwadi, dan Muhammad El Idris.

Sementara Rosalina Manulang usai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (4/1/2012) mengatakan sedih melihat kondisi Nazaruddin, mantan atasannya yang terlihat kurus.

Rosa yang datang berbalut gaun tanpa lengan dan pasmina batik warna hijau ini juga menjanjikan akan membuka kartu 'Ketua Besar' dari perkara ini. Ia pun mengiyakan pertanyaan apakah 'Ketua Besar' yang dimaksud adalah Anas Urbaningrum.

"Iya, nanti ya hari Rabu saya kan akan bersidang lagi. Itu ada. Mudah-mudahan akan saya ungkapkan. Ketua Besar nanti kita lihat. Saya kan BAP-nya belum ingat semua. Nanti diingatkan sama jaksa dan hakim lagi isinya apa saja," terang Rosa.

Sama seperti Nazaruddin, Rosa pun berharap mantan bendahara umum Partai Demokrat itu mengungkapkan semuanya. "Semoga semuanya terbuka dengan benar. Itu saja. Tidak ada yang ditutup-tutupi," harapnya.

Sidang pun akan dilanjutkan pada 11 Januari 2012 pukul 09.00 WIB mendatang. Sidang terpaksa ditunda karena Nazaruddin sebelumnya sempat meminta izin karena muntah. Ia mengaku sejak pagi mengalami sakit pusing. [simon]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU