Nazaruddin Menyatakan 'Ketua Besar' Adalah Ketua Banggar DPR

Jakarta, Seruu.com - Tersangka kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin, membenarkan kabar adanya bos besar dan ketua besar dalam operasi perkara korupsinya.

Nazar menuturkan bahwa yang disebut Ketua Besar adalah Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Melchias Marcus Mekeng. "Iya benar," ujar Nazar saat ditanya wartawan, di Gedung Tipikor, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/1/2012).

Namun, Nazar mengatakan yang mengetahui lebih jauh tentang ketua besar adalah Mindo Rosalina Manulang dan kolega partainya Angelina Sondakh. "Iya Anggie sama Rosa yang lebih tahu," bebernya.

Menurut Nazaruddin lagi, Ketua Besar tersebut kerap berhubungan dengan Yulianis, mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permain. "Komunikasinya langsung (dengan Yulianis). Ada nomor khusus antara Yulianis dengan bos besar tadi," kata Nazaruddin.

Dalam sebuah pesan BBM antara Angelina dan Rosa, Angelina memang menyebutkan bahwa Ketua Besar meminta apel malang. "Apel Malang" yang dimaksud, belakangan diketahui merupakan uang pecahan rupiah. Sementara soal "Ketua Besar", seperti diakui Nazaruddin, adalah Ketua Badan Anggaran DPR.

Badan Anggaran DPR sendiri dipimpin oleh empat orang, yaitu Melchias Markus Mekeng sebagai ketua, serta Mirwan Amir, Tamsil  Linrung, dan Olly Dondokambey yang berfungsi sebagai wakil ketua. [simon]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU