Mabes Polri : Sidang Kode Etik 5 Polisi Bima Segera Digelar, Untuk Pidana Harus Menunggu Bukti Baru

Jakarta, Seruu.com - Sebanyak lima polisi yang ditetapkan sebagai terperiksa kasus dugaan pelanggaran kewenangan saat mengamankan unjuk rasa di Bima, Nusa Tenggara Barat, akan menjalani sidang disiplin dalam waktu dekat. Kelimanya dinyatakan telah terbukti melakukan kekerasan kepada demonstran. Sementara untuk sidang pidananya menurut Mabes Polri masih harus menunggu bukti baru.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan sidang disiplin di Polda NTB sendiri," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Mochamad Taufik di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (4/1).

Kelimanya menjadi terperiksa berdasarkan investigasi internal di bawah pimpinan Inspektorat Pengawasan Umum Mabes Polri. Sebelumnya disebutkan, kelima orang itu diduga memopor senjata, memukul, hingga menendang pengunjuk rasa. Itu terlihat dari video rekaman milik sejumlah media.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution mengatakan, selain sanksi disiplin, bukan tak mungkin kelima polisi itu dipidanakan. "Tidak menutup kemungkinan dipidanakan apabila ada bukti-bukti baru yang melibatkan mereka menjadi tersangka," kata Saud di kantornya, Senin lalu.

Unjuk rasa yang menewaskan dua orang di Bima dipicu SK Nomor 188 Tahun 2010 tentang Izin Pertambangan yang diterbitkan Bupati Bima Ferry Zulkarnain. SK menyatakan PT SMN mendapat konsesi lahan eksplorasi cadangan emas di area seluas ribuan hektare di tiga kecamatan, yakni Lambu, Sape dan Langudu.

Keputusan itu menuai protes warga, sejak Februari 2011. Sebab, kawasan eksplorasi PT SMN mencakup area permukiman dan sumber air andalan warga. Puncaknya, warga berunjuk rasa menuntut SK dicabut. Mereka membokade Pelabuhan Sape, 20-24 Desember. Di hari terakhir, warga dibubarkan paksa dan bentrok tak bisa dihindari. Dua orang tewas, 10 lainnya luka-luka. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU