Rugikan Negara 86,7 Miliar, Hakim Vonis Hari Sabarno 2,5 Tahun Dari 5 Tahun Yang Dituntut JPU
Mantan Mendagri Hari Sabarno

Jakarta, Seruu.com - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (5/1) menyatakan mantan Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno bersalah dalam kasus pengadaan mobil pemadam kabakaran. Hari divonis bersalah karena melanggar pasal 2 UU No 31 Tahun 1999 Jo UU No 20 Tahun 2001 terkait dalam kasus proyek mobil pemadam kebakaran (Damkar) pada tahun 2003-2005.

"Menyatakan bahwa Hari Sabarno telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi dan dikenai hukuman selama 2 tahun 6 bulan, denda Rp150 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan 3 bulan masa tahanan," ujar Suhartoyo, Ketua Majelis Hakim di gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (5/1/2012).
 
Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan Hari Sabarno yaitu, dirinya sebagai pejabat negara tetapi tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Selain itu, Hari disebut terbukti mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp86,7 miliar. "Kegiatan terdakwa tidak mendukung program tindak pidana korupsi dan perbuatan terdakwa merugikan keuangan negara," jelasnya.
 
Selain itu, Hari Sabarno dinilai bersalah karena telah memberikan disposisi surat radiogram kepada Dirjen Otonomi Daerah Oentarto Sindung Mawardi.
 
Hari juga disebut  memperkaya diri sendiri dan orang lain yakni dengan mengarahkan gubernur, bupati, dan wali kota, untuk memilih pengadaan mobil Damkar dengan menggunakan spesifikasi produksi perusahaan PT Istana Raya milik almarhum Hengky Samuel Daud. "Seharusnya berdasarkan Kepres pengadaan itu melalui proses lelang," kata hakim.
 
Sementara itu, dalam memutuskan, hakim mempertimbangkan hal yang meringankan, yaitu Hari dinilai belum pernah dihukum dan berperilaku sopan selama proses persidangan. Hari juga dianggap mempunyai pengabdian tinggi terhadap pemerintah. (simon)

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU