Soal Maling Pisang, Polres Cilacap Tetap Proses Pelaku
topan dan kuatno tersangka pencuri pisang di Cilacap
Tersangka Kuatno juga lancar berkomunikasi selama menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Kalau memang betul mengalami keterbelakangan mental, tentunya kita akan merespons. Tetapi sejauh ini kita belum mendapat keterangan dari keluarga bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan mental," - Syarif.

Cilacap, Seruu.com – Meski telah menjadi polemik di masyarakat, kasus pencurian pisang di Kesugihan Cilacap (Jateng), akan tetap dilanjutkan proses hukumnya oleh Polres setempat. Sementara pihak keluarga salah seorang tersangka pencurian, yakni Kuatno (22), menyatakan jika Kuatno benar-benar mengalami keterbelakangan mental.

"Kasus tersebut telah dinyatakan P-21 dan telah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Cilacap," kata Waka Polres Cilacap Kompol Syarif Rahman, Kamis (5/1/2012).

Syarif menegaskan, polisi belum menemukan tanda-tanda soal keterbelakangan mental yang dialami Kuatno. “Tersangka Kuatno juga lancar berkomunikasi selama menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Kalau memang betul mengalami keterbelakangan mental, tentunya kita akan merespons. Tetapi sejauh ini kita belum mendapat keterangan dari keluarga bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan mental," kata Syarif.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya hanya menerima surat permintaan keringanan hukuman yang disampaikan keluarga tersangka dan kepala dusun lokasi pencurian.

Kasus pencurian pisang berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan pencurian pisang pada Jumat, 11 November 2011. Barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), ada 15 tandan, bukan sembilan buah pisang. Petugas yang mendatangi TKP mendapati dua tersangka yang sudah dikerumuni massa, yakni Kuatno dan Topan.

"Polisi wajib melakukan tindakan pengamanan sehingga petugas dari Polsek Kesugihan membawa kedua tersangka ke Polsek dan di sana dilakukan pemeriksaan dalam kapasitas penyidikan," katanya.

Berdasarkan keterangan kedua tersangka, kata dia, diketahui pelaku yang paling berperan dalam kasus tersebut adalah Kuatno. Bberkas perkara telah dilimpahkan ke Kejari Cilacap pada 9 Desember 2011 dan dinyatakan P-21 pada 23 Desember 2011. [py]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (2 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU