Terima Cek 1 Miliar, Politisi PPP Dihukum 14 Bulan

Jakarta, Seruu.com - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis selama 1 tahun 2 bulan atau 14 bulan terhadap Mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sofyan Usman. Dia dinyatakan terbukti menerima cek senilai Rp 1 miliar terkait pembahasan anggaran untuk Otorita Batam tahun 2004 dan 2005.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Sofyan Usman selama 1 tahun 2 bulan," kata ketua majelis hakim, Tatik Hadiyanti, membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Kamis (5/1).

Putusan dari majelis hakim ini lebih ringan dibandingkan hukuman 23 bulan penjara yang dituntut jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Majelis hakim memberikan waktu tujuh hari bagi kubu terdakwa maupun jaksa untuk mempertimbangkan putusan yang dijatuhkannya.

Hakim Tatik menuturkan, perbuatan terdakwa Sofyan yang menerima imbalan dari pemerintah Otorita Batam telah memenuhi dakwaan kedua mengacu pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain hukuman penjara, terdakwa berusia 67 tahun itu juga dijatuhi hukuman denda senilai Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa Sofyan terbukti pernah berhubungan dengan pihak Otorita Batam yang diwakili oleh Umar Lubis. Komunikasi tersebut terkait pembahasan APBN Perubahan (APBN-P) Otorita tahun 2004 dan APBN 2005 Otorita Batam. Sofyan yang saat itu menjabat sebagai anggota Panitia Anggaran DPR menjanjikan untuk memuluskan anggaran yang diajukan pemerintah Otorita Batam.

Sebagai imbalan, pemerintah Otorita Batam yang kala itu dipimpin Ismeth Abdullah menggelontorkan dana Rp 1 miliar untuk Sofyan. Pada tahun 2004 Sofyan menerima uang tunai Rp 150 juta dan pada tahun 2005 memperoleh 34 lembar Mandiri Traveller Cheque (MTC) dengan total nilai Rp 850 juta. "Semua unsur dakwaan pasal 11 telah terpenuhi," ujar hakim Tatik. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU