Hosni Mubarak Dituntut Hukuman Mati
Hosni Mubarak (Berkacamata hitam)

Seruu.com - Jaksa penuntut umum Moustafa Khater, dalam pembacaan tuntutannya dalam persidangan pada Kamis (5/1/2012) menuntut mantan presiden Mesir Hosni Mubarak dengan hukuman mati.

"Hukum Mesir menetapkan pembunuh harus dijatuhi hukuman setimpal yaitu hukuman mati. Jaksa menuntut terdakwa dihukum mati karena memerintahkan pembunuhan terhadap demonstran," kata Jaksa Mustafa Khater, dalam persidangan yang dipimpin hakim ketua Ahmed Refat.

Mubarak yang diadili di Akademi Kepolisian di Kairo itu dalam kondisi berbaring di ranjang dan dijaga ektra ketat oleh aparat keamanan.

Mantan orang kuat berusia 83 tahun itu diadili bersama dua putranya, Alaa dan Gamal, mantan Menteri Dalam Negeri Habib Al Adly dan enam perwira kepolisian atas dakwaan pembunuhan demontran dalam unjuk rasa hebat awal tahun ini yang menewaskan sedikitnya 850 orang.

Selain dakwaan pembunuhan demonstran, para terdakwa juga dakwaan penjualan gas ke Israel dengan harga miring dan penyelewengan kekuasaan.

Ratusan keluarga korban revolusi berunjuk rasa di luar gedung dan sesekali meneriakkan yel-yel "Mubarak pembunuh."

Puluhan pendukung Mubarak juga melakukan aksi di luar pengadilan, namun dibarikade ketat oleh aparat keamanan untuk memisahkan kedua kelompok berseberangan tersebut.

Para pengacara yang mewakili keluarga korban direncanakan akan menyampaikan pembelaan pada pekan depan.

Pengadilan yang dipimpin hakim ketua, Ahmed Refaat mulai mengadili Mubarak pada 3 Agustus silam atas desakan dari pro demokrasi.

Mubarak yang mengundurkan diri pada 11 Februari lalu diadili di tengah pemilihan umum anggota parlemen saat ini. [ant]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU