Mabes Polri Bersikeras Korban Tewas ke Tiga Versi Komnas HAM Karena Sakit Bukan Dianiaya Polisi

Jakarta, Seruu.com - Mabes Polri baru mendapatkan data soal seorang warga lain yang meninggal pada hari pembubaran unjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat, 24 Desember 2011. Namun, warga bernama Syarifuddin Arrahman itu dinyatakan meninggal karena sakit dan dia tidak ikut berunjuk rasa.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution mengatakan, data itu sekaligus mengklarifikasi temuan Komnas HAM yang menyebut korban tewas di Bima tiga orang. Sedangkan sejak awal Polri menyebutkan korban tewas dua orang. 

"Hasil penyelidikan Polri melalui kerjasama dengan bidan desa, dokter puskesmas dan dokter kesehatan Polri termasuk RS Bima, pada 24 Desember 2011 ada satu orang meninggal dunia di Dusun Soro Kecamatan Lambu atas nama Syarifuddin Arrahman 32 tahun. Meninggal karena sakit perut," kata Saud di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/1).

Keterangan bahwa Syarifuddin sakit perut didapat dari kakaknya, Hasanuddin. Sang kakak mengatakan adiknya sakit sejak Sabtu pagi dan tidak keluar rumah sama sekali. "Meninggal sekitar pukul 3 sore. Dan kakaknya ini mendampingi adiknya di rumah karena tidak dibawa ke rumah sakit," jelas Saud.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh mengatakan, pihaknya tetap menyakini korban tewas akibat unjuk rasa di Bima adalah tiga orang. Hal itu didapat dari penyelidikan dan pemantauan yang dilakukan lembaga tersebut. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU