Insiden Pesawat, Papua Nugini Beri Waktu 48 Jam Kepada Indonesia Beri Penjelasan, Atau  Dubes Diusir?
Peter O'Neil (Ist)

Port Moresby, Seruu.com - Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neil memberikan waktu 48 jam kepada pemerintah Indonesia, terkait insiden hampir tertabraknya pesawat yang membawa deputi PM Papua Nugini oleh dua pesawat militer Indonesia. Jika ancaman ini tidak digubris oleh pemerintah Indonesia Papua Nugini akan mengusir Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini, Andreas Sitepu.

"Saya menuntut penjelasan. Bila pihak kami tidak mendapatkan penjelasan dalam waktu 48 jam, seluruh hubungan diplomatik antara Indonesia dan Papua Nugini akan hancur," ungkap Deputi Perdana Menteri Papua Nugini Belden Namah, seperti dikutip Radio Australia, Jumat (6/1).

"Saya sudah berbicara dengan duta besar (RI) dan bila memang pada akhirnya kami harus mengusirnya dari negara ini dan menarik dubes kami di Jakarta, maka hal tersebut akan kami lakukan," tegasnya.

Kemarahan O'Neil tersebut dikarenakan insiden di wilayah terbang Indonesia pada November 2011 lalu. Saat itu, dua pesawat militer Indonesia ditenggarai nyaris bertabrakan dengan sebuah jet yang mengangkut Wakil PM Papua Nugini dan pejabat-pejabat pemerintah senior yang baru kembali dari Malaysia.Sebelumnya beredar tuduhan bahwa Indonesia bermaksud untuk memata-matai Pemerintah Papua Nugini [jf]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU