Gertakan Pemerintah Papua Nugini Telah Sampai ke Telinga Presiden SBY

Jakarta, Seruu.com - Ancaman Perdana Menteri (PM) Papua Nugini telah sampai ke teliga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah, gertakan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini akan mengusir Duta Besar Indonesia dinegara tersebut telah di ketahui orang nomor satu di Republik Indonesia ini.

"Presiden sudah mendapatkan laporan awal dari Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa sore tadi," kata Teuku Faizasyah saat dihubungi wartawan Jumat (6/1).

Dalam laman berita radio australia, PM Papua Nugini, Peter o'Neil marah kepada pemerintah Indonesia lantaran insiden penerbangan pada November 2011 lalu. Dua pesawat militer Indonesia ditenggarau nyaris bertabrakan dengan sebuah jet yang mengangkut Wakil PM Papua Nugini dan pejabat-pejabat pemerintah senior yang baru kembali dari Malaysia.

Lebih lanjut  Faiza menturkan bahwa pemerintah Indonesia akan mencari informasi selengkap-lengkapnya mengenai insiden itu. Akan ada proses penelusuran lebih lanjut sebelum memutuskan sikap yang harus diambil. "Ini yang akan kita dalami," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neil memberikan waktu 48 jam kepada pemerintah Indonesia untuk memberikan penjelasan, terkait insiden hampir tertabraknya pesawat yang membawa deputi PM Papua Nugini oleh dua pesawat militer Indonesia.

"Saya menuntut penjelasan. Bila pihak kami tidak mendapatkan penjelasan dalam waktu 48 jam, seluruh hubungan diplomatik antara Indonesia dan Papua Nugini akan hancur," ungkap Deputi Perdana Menteri Papua Nugini Belden Namah, seperti dikutip Radio Australia, Jumat (6/1).

"Saya sudah berbicara dengan duta besar (RI) dan bila memang pada akhirnya kami harus mengusirnya dari negara ini dan menarik dubes kami di Jakarta, maka hal tersebut akan kami lakukan," tegasnya. [re/jf]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU