Petani Pulau Padang Kembali Gagal bertemu Kemenhut

Jakarta, Seruu.com- Rencana Pertemuan  warga Pulau Padang dengan Bupati Kepulauan Meranti, yang difasilitasi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tidak terlaksana Jumat (6/1/2012). Hal tersebut disampaikan Koordinator Aksi Binbin kepada wartawan setelah sekitar dua Jam berada di kantor Kementerian Kehutanan.

"Janji pertemuan antara warga, Bupati dan Menhut gagal. Malah yang terjadi Menhut ngacir, Bupati kabur. Makin jelas pemerintah berusaha melindungi Sukanto Tanoto, pemilik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)," ujarnya Jumat (06/1/2012) siang.

Binbin menuding bahwa hal tersebut terkait dengan sumbangan besar Sukanto dalam pemilu kepada Partai Demokrat.

Sementara Intsiawati Ayus (Anggota DPD Riau), yang turut mendampingi petani menyatakan bahwa pihaknya menyayangkan gagalnya pertemuan tersebut hanya karena Bupati dan Menhut membatasi diri untuk bertemu dengan perwakilan petani.

"Tadi,saya tanya, kenapa gak jadi pertemuannya? jawabnya Bupati hanya mengatakan yang boleh dialog hanya 3 orang, sesudah itu (Bupati) keluar meningalkan kantor Kementrian," tuturnya.

Menurutnya hal tersebut sangat tidak bijak mengingat warga sudah jauh-jauh datang ke Jakarta namun hanya ditanggapi dengan dingin oleh Bupati. "Kalau cuma pertemuanya hanya 3 orang,buat apa jauh-jauh ke jakarta,kan kasihan warga harus rela meningalkan keluarganya. Padahal masyarakat sudah janji kalau masalah ini diselesaikan mereka akan meninggalkan tenda. Ini sangat kita sesalkan karena sudah ada perjanjian pertemuan," sesal Ayus.

Lebih lanjut Anggota DPD asal Riau ini menegaskan bahwa ia akan mendesak Ketua DPD RI untuk segera berkomunikasi dengan Menhut untuk memanggil kembali Bupati kabupaten Meranti. [Simon]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU