Pendidikan Dalam Negeri Terpuruk, Konglomerat Indonesia justru Sumbang USD30 Juta ke Universitas di Singapura
National University of Singapore (NUS)

Jakarta, Seruu.com - Juru Bicara Aliansi Pemuda Tionghoa Peduli Bangsa, Alexander Ferry, menyayangkan sikap yang dilakukan oleh pengusaha Indonesia Dr. Tahir, yang merupakan Bos dari Group Mayapada yang sebelumnya memberikan sumbangan kepada National University of Singapore (NUS) sebesar US$ 30 juta pada awal bulan ini.

 

Ferry menilai sumbangan yang cukup besar tersebut sangatlah menyakitkan bangsa Indonesia, lantaran dunia pendidikan Indonesia masih jauh tertinggal jika dibandingkan dari negara-negara maju atau bahkan Singapura.

"Menanggapi pemberitaan tentang saudara Dr. Tahir, seorang pengusaha nasional yang memberikan sumbangan kepada National University of Singapore (NUS) sebesar US$ 30 juta merupakan sebuah ironi dan kami menilai tindakan tersebut tidak tepat dan tidak bijaksana," ungkap Ferry melalui siaran persnya di Jakarta, Sabtu (7/1/2012).

Lebih lanjut Ferry menjelaskan Apa yang telah dilakukan Tahir tersebut merupakan preseden serta contoh buruk kepada generasi muda dan merupakan tindakan yang bertentangan dengan semangat  Kebangsaan dan Nasionalisme, Serta menciderai rasa solidaritas, Moral dan Etika Kebangsaan. Lantaran dapat menimbulkan kesalahpahaman antar elemen bangsa yang berakibat persepsi negatif kepada pengusaha nasional dan kelompok masyarakat tertentu.

"Kita menghimbau kepada pemerintah untuk memberikan penataran ulang empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI kepada para pengusaha nasional demi terwujudnya ketahanan nasional yang baik agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang," pungkasnya.

Seperti telah diberitakan Surat Kabar Inggris The Sunday Times, Minggu (1/1/2012), bahwa konglomerat Indonesia, Tahir, pemilik Group Mayapada, memberikan sumbangan 30 juta US Dollar atau lebih kurang Rp 270 milyar, untuk National University of Singapore (NUS). Jumlah itu merupakan sumbangan terbesar yang pernah diterima universitas di Singapore itu dari orang asing selama ini.

Sebelumnya Pada April 2011, Tahir juga telah menyumbangkan US$ 1 juta kepada University of California, Berkeley. Uang tersebut digunakan untuk beasiswa bagi siswa internasional yang menjalankan studinya dalam program MBA. [fst]

 

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU