Bela Kapolri, Ketua Komisi III DPR Sebut Tidak Ada Alasan Desak Jenderal Timur Mundur
Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman

Jakarta, Seruu.com - Ketua Komisi III DPR RI Benny K. Harman menilai hingga saat ini tak ada alasan meminta Kapolri Timur Pradopo untuk mundur. Pasalnya, sejumlah kasus  yang pecah beberapa bulan terakhir ini dianggap sebagai kasus limpahan.

"Tidak ada alasan materill untuk meminta Timur Pradopo mengundurkan  diri," kata Benny, kepada wartawan, sebelum memasuki ruang sidang paripurna DPR, Jakarta, Senin (09/1/2012).
 
Pasca kerusuhan Sape, Bima, sejumlah anggota Dewan  menyuarakan agar Kapolri mengoreksi diri dan kalau perlu meletakkan  jabatan. Salah satu fraksi yang paling gencar menyuarakan nilai negatif terhadap mantan Kapolda Metro Jaya itu adalah PDIP. Sejumlah insiden  mulai dari Temanggung, Freeport, Mesuji hingga Sape dinilai terjadi  karena kurangnya kepemimpinan Timur.
 
Menurut Benny, pengangkatan dan pemberhentian kapolri memang atas  persetujuan parlemen. Meski demikian, lanjut dia, tak serta merta Dewan bisa meminta  pejabat tertinggi Polri itu mundur. "Kalau hanya kasus Mesuji misalnya itu kan limpahan masa lampau," tutur Politikus Demokrat itu.
 
Benny mengatakan memang Polri masih memiliki pekerjaan rumah untuk mereformasi instansi  dan para anggotanya. Sebab aparat instansi hukum itu masih kerap  menjadi kaki tangan bagi praktek-praktek pertambangan liar, penebangan  hutan liar dan penangkapan ikan ilegal.

Ditambahkan Benny, reformasi kultur itu menjadi tugas utama para pimpinan Polri. " Kepolisian itu bekerja secara kelembagaan, pimpinan Polri diharapkan  menjadi penggerak utama sistem yang telah dibangun," tandas dia. [nurholis]

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU