Kemenhub Belum Berikan Lampu Hijau Bagi Mobil Esemka

Jakarta, Seruu.com - Meski menjadi booming dan mendapat dukungan luas dari masyarakat, namun tampaknya pemerintah masih belum memberi lampu hijau kepada Mobil Esemka. Pasalnya mobil tersebut sejauh ini belum lulus sertifikasi Kementerian Perhubungan.

Terkait hal tersebut Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Suroyo Alimoeso mengatakan, mobil Esemka belum memenuhi standar presisi, reflektor, prestone radiator, hingga emisi material yang baku dan standar pakai.

Mobil ini juga harus memperhatikan data teknis, seperti dimensi kendaraan, teknis pengereman, dan putaran. Pemberian sertifikasi, kata Suroyo, bisa cepat jika Kementerian Perindustrian menyanggupi untuk memproduksinya.

Kepala Humas Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan menceritakan, pada 2010 PT Solo Manufacture Kreasi (produsen Esemka) sudah mengajukan uji tipe kendaraan. Hasil teknisnya secara umum tak bermasalah. Hanya perlu sedikit perbaikan, seperti lampu depan antara kiri dan kanannya. "Emisi gas buangannya juga masih di atas ambang batas yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup," kata Bambang.

Soal sertifikasi teknis ini, menurut pengamat transportasi publik Universitas Krisnadwipayana Rulli Hanna Simatupang merupakan faktor penting. "Uji laiknya tetap harus ketat, tak boleh longgar, sebab mengedepankan keselamatan," kata dia.

Ini mengacu pada rasio kecelakaan mobil ketimbang motor yang meningkat dua kali lipat dalam setahun terakhir.

Sementara anggota Komisi XI DPR Kemal Aziz Stamboel mengatakan, secara hitung-hitungan ekonomi, mobil Esemka bila diproduksi massal akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Dengan demikian, ia merasa pantas kalau mobil ini dan mobil lokal lainnya mendapat insentif keringanan pajak dan bebas bea masuk komponen tertentu.

Di luar Esemka, pasar mobil dalam negeri memang moncer. Tercatat selama 2011 terjual 893.420 unit mobil. Ini tumbuh 16,83 persen dari 2010. Penjualan mobil terbanyak masih dikuasai pemain besar seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, dan Suzuki. PT Toyota Astra Motor, misalnya, menjual 310.674 unit atau sekitar 34,77 persen dari total pasar nasional.

Berikut daftar Uji Sertifikasi yang harus dilalui oleh Mobil Esemka

- Standar Presisi
- Standar Reflektor
- Standar Prestone Radiator
- Standar Emisi Gas Buang


(kemenhub, Mus)

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU