KPU dan Bawaslu Tetap Larang Partai Aceh Ikut Pilkada, Serahkan Keputusan Pada DPR
Ketua KPU, Abdul Hafidz Al Anshori

Jakarta, Seruu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan tidak memperpanjang pendaftaran pemilihan kepala daerah (pemilukada) Aceh. Buntutnyam permintaan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (PRA) untuk mengikutsertakan Partai Aceh dalam pemilu kada tidak terealisasi.

"Kita tidak mempunyai dasar hukum untuk memberi perpanjangan pendaftaran," kata anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina usai rapat antara KPU, Bawaslu, Kemendagri, dan unsur terkait dalam pembahasan Pemilukada Aceh, Senin (9/1).

Ia menyebutkan sebenarnya pihaknya berusaha agar Partai Aceh bisa diikutsertakan dalam pemilukada 16 Februari mendatang. Namun, KPU, Bawaslu, dan Kemendagri tidak menenemukan alasan kuat untuk memberikan perpanjangan.

"Kami hanya pelaksana undang-undang. Kalau mau, regulatorlah yang membolehkan. Kami akan langsung melaksanakan," ujarnya.

Ketika ditanya apakah perpanjangan bisa dilakukan apabila ada konsensus antar peserta pemilukada, ia tetap menyatakan hal tersebut tidak bisa dilakukan.

"Kecuali pemerintah menerbitkan peraturan seperti Perpu atau MK menerbitkan putusan sela," katanya. Mendagri Gamawan Fauzi meminta berbagai pihak tidak berspekulasi dengan kondisi yang terjadi di Aceh. Hal tersebut dikhawatirkan memanaskan suasana yang cenderung tinggi dalam beberapa minggu belakangan.

"Kita juga berharap masyarakat di sana waspada terhadap gangguan keamanan yang bakal terjadi jelang pemilu kada," ujarnya, usai rapat Tim Seleksi calon anggota KPU-BAwaslu di Jakarta, Senin. [mus]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU