Malam Bacai, Presiden Guinnea Bissau Meninggal Dunia
Malam Bacai Sanha, Presiden Guinea Bissau semasa hidup

Bissau: Presiden Guinea Bissau Malam Bacai Sanha meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Paris, Prancis, Senin (9/1) waktu setempat. Berita tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai pergolakan baru perebutan kekuasaan di negara yang dilanda kemelut di Afrika Barat itu.

Kondisi kesehatan Sanha telah menurun sejak ia memangku jabatan pada 2009. Ia meninggalkan Guinea Bissau pada akhir November untuk berobat ke luar negeri.

Kedutaan Besar AS di Dakar, Senin, memeringatkan warganya bahwa ada "peningkatan potensi ketidakstabilan politik dan kerusuhan militer atau bentrokan antarwarga" sebagai akibat dari laporan mengenai meninggalnya Sanha.

Negara pantai itu memiliki reputasi buruk sebagai persinggahan kokain yang akan diselundupkan ke Eropa dari Amerika Selatan dan telah mengalami beberapa kudeta sejak kemerdekaannya dari Portugal pada 1974.

"Dengan sedih dan duka, kantor presiden melaporkan kepada rakyat Guinea Bissau dan kepada masyarakat internasional meninggalnya Yang Mulia Presiden Malam Bacai Sanha pagi ini, 9 Januari, di Val de Grace Hospital, tempat ia sedang dirawat," demikian antara lain isi pernyataan kantor kepresidenan Guinea Bissau.

Kantor itu tak mengungkapkan penyebab kematian Sanha, tapi presiden yang berusia 64 tahun tersebut diduga menderita diabetes. Dan satu sumber Kementerian Luar Negeri Guinea Bissau mengatakan ia ditempatkan dalam kondisi koma buatan selama perawatannya di Paris. [ndis]

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU