Endin: Fraksi PPP Tidak Pernah Pilih Miranda Sebagai DGS BI
Endin AJ Soefihara (Ist)

Jakarta, Seruu.com - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Endin AJ Soefihara, juga menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap pemilihan Deputi Senior Bank Indonesia (DGSBI) Miranda S Goeltom. Endin diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Nunun Nurbaeti.

 

Usai menjalani pemeriksaan, Endin mengungkapkan pihaknya hanya dikonfirmasi soal perkenalannya dengan Miranda.

"Saya dikonfirmasi apakah Nunun pernah pertemukan saya dengan Miranda. Saya jawab tak pernah, baik di rumahnya atau tempat manapun," papar Endin  di Gedung KPK, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/01/12).

Endin juga mengaku ditanya perihal apakah Fraksi PPP memilih Miranda sebagai DGS BI.

"Saya nyatakan justru Fraksi PPP nyatakan tak pilih Miranda," paparnya.

Sayangnya Endin tak mau menyebut siapa calon yang dipilih PPP untuk menjabat DGS BI.

"Ya pokoknya selain itulah," katanya.

Dalam pemeriksaannya Endin juga sempat ditanyakan siapa penyandang dana cek pelawat, namun Endin mengaku tidak mengetahui pemilik 480 lembar cek senilai Rp 24 miliar yang dibagaikan ke sejumlah anggota DPR periode 1999-2004 itu.

"Saya nyatakan tidak tahu sumbernya dari mana dan siapa sumber aliran utamanya," terangnya.

Selain itu Endin justru mempertanyakan status soal keterlibatan dalam kasus cek pelawat, Miranda yang masih disebut-sebut sebagai mantan DGS BI.

Menurutnya pemilihan DGS BI dinilai cacat. Komisi IX DPR periode 1999-2004 sudah dinyatakan bersalah di pengadilan karena terbukti menerima suap pemilihan DGS BI. [nurholis]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU