Kejagung Belum Jalankan Keputusan MA Terkait Vonis Agusrin Najamudin
Ibas, Andi Malarangeng dan Agusrin Najamudin (paling kanan)

Jakarta, Seruu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum akan melakukan penahanan terhadap terpidana Gubernur Bengkulu nonaktif Agusrin M Najamuddin yang telah diputus bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) pada tingkat kasasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad di Jakarta, Rabu (11/1). Noor mengatakan belum akan mengambil tindakan apa pun sebelum menerima salinan putusan dari MA.

"Kami belum akan menentukan langkah apa pun. Salinan putusannya saja belum kita terima dari MA," ujar Noor, ketika dikonfirmasi.

Akan tetapi, jaksa juga tidak menutup kemungkinan akan segera melakukan penahanan terhadap Agusrin. Jika sudah menerima salinan dari MA, baru Kejagung akan mengambil langkah ke depannya.

"Belum terima putusan, nanti dilihat dulu kalau sudah ada putusannya," sambungnya.

Sebelumnya, dalam putusan kasasi, Mahkamah Agung (MA) telah menjatuhkan hukuman kepada Agusrin selama empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Hakim kasasi menyatakan Agusrin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana bagi hasil Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PBB dan BPHTB), sehingga negara dirugikan lebih dari Rp20 miliar.

Pada 25 Mei 2011, Agusrin divonis bebas oleh Majelis Hakim yang diketuai Syarifuddin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Agusrin tidak berbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

JPU pun mengajukan kasasi atas vonis bebas tersebut. Pasalnya, JPU menuntut 4,5 tahun penjara. Selang beberapa hari setelah putusan, Syarifuddin ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap dalam sebuah kasus yang tengah ditangani. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU