Diperiksa KPK, Mantan Menkes Mengaku Bicara Apa Adanya

Jakarta, Seruu.com - Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadillah, kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (11/1). Siti diperiksa sebagai saksi bagi mantan anak buahnya di Depkes, Ratna Dewi Umar, yang menjadi tersangka korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) penanggulangan flu burung.

Diperiksa selama kurang lebih 2,5 jam sejak pukul 09.00, Siti mengaku diperiksa untuk proyek alkes flu burung tahun 2006. Namun tak banyak yang dibeberkannya ke wartawan. "Apa adanya saja, tersangkanya eselon II," kata Siti saat ditanya tentang materi pertanyaan yang diajukan penyidik.

Siti juga mengaku tak tahu perihal penunjukan PT Bersaudara sebagai rekanan proyek alkes. "Enggak tahu saya," kilahnya.

Bukan kali ini saja Siti diperiksa KPK. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2009 lalu juga pernah itu diperiksa KPK sebagai saksi bagi mantan Sesmenkokesera Soetedjo Juwono yang juga terseret kasus korupsi alkes. Pada awal April tahun lalu, Siti juga diperiksa sebagai saksi bagi Ratna Dewi Umar.

Seperti diketahui, KPK menemukan adanya penggelembungan harga pada proyek alkes flu burung tahun 2006 yang didanai dengan APBN sebesar Rp 52 miliar itu. Saat proyek itu berjalan, Ratna Dewi Umar masih menjabat sebagai Direktur Bina Pelayanan Medik Depkes.

Ratna pernah mengaku bahwa dirinya hanya menjalankan perintah atasan. "Pimpinan yang memerintahkan. Siapa menterinya ketika itu, Anda tentu tahu," ujar Ratna seusai menjalani pemeriksaan di KPK pada Maret tahun lalu. [nur]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU