Pejabat Senior ASEAN Bertemu di Siem Reap, Kamboja 10 Januari 2012

Seruu.com - Pada 10 Januari 2012, telah diselenggarakan ASEAN Senior Officials’ Meeting (SOM) yang dihadiri oleh seluruh negara anggota ASEAN dan Deputi Sekjen ASEAN di Siem Reap, Kamboja. Pertemuan para pejabat senior ini mengawali Keketuaan Kamboja untuk ASEAN tahun 2012 sebagai bagian dari rangkaian ASEAN Ministerial Meeting (AMM) Retreat pada 10-11 Januari 2012 di tempat yang sama.

 

Berbagai isu politik dan keamanan telah dibahas antara lain, mengenai kerja sama ASEAN-China khususnya dalam konteks implementasi lebih lanjut DOC di Laut China Selatan, upaya finalisasi peluncuran resmi ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (AIPR), tindak lanjut Bali Concord III,  keinginan Timor Leste untuk menjadi negara anggota ASEAN, ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR), ASEAN Security Outlook, ASEAN Maritime Forum, serta Konektivitas ASEAN.

Terkait isu Laut China Selatan dan implementasi DOC, Pertemuan mencatat hasil-hasil dari ASEAN SOM Working Group on Regional Code of Conduct in the South China Sea (ASEAN SOM Working Group on CoC) yang diadakan pada 13 November 2011 di Bali dan 9 Januari 2012 di Siem Reap untuk melakukan pembahasan awal mengenai tugas, fungsi, program kerja Working Group ke depan, termasuk yang bersifat substantif seperti elemen-elemen yang akan terkandung di dalam CoC. Pembahasan ini merupakan wujud proses nyata dari ASEAN yang secara bersama-sama dan terus menerus berupaya membangun kepercayaan, suasana damai, menciptakan kestabilan di kawasan serta mendorong kerjasama yang bermanfaat bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Salah satu hasil penting dari Keketuaan Indonesia di tahun 2011 adalah disepakatinya pembentukan AIPR. Pertemuan kali ini menyepakati pembentukan ASEAN SOM Working Group on AIPR yang akan bertugas untuk menyelesaikan konsep Terms of Reference yang telah disiapkan Indonesia tahun lalu bagi pembentukan AIPR, dan mempersiapkan launching bagi pembentukan AIPR di tahun 2012. Selain itu, salah satu tindak lanjut dari hasil KTT ke-19 ASEAN di Bali yang lalu antara lain pembahasan awal mengenai perlunya menyusun suatu Plan of Action 2012-2022 guna mengimplementasikan Bali Concord III.

Sejalan dengan rekomendasi dan kesepakatan ASEAN di Bali terkait keinginan Timor Leste untuk menjadi negara anggota ASEAN, telah dilakukan juga pembahasan awal pembentukan Working Group of the ASEAN Coordinating Council (WG ACC). WG ACC akan melakukan tugas untuk  mengkaji proses keanggotaan dimaksud dengan memperhatikan modalitas dan saat yang tepat bagi Timor Leste untuk menjadi anggota penuh ASEAN.

Dalam agenda promosi dan perlindungan HAM, khususnya yang terkait dengan Komisi HAM Antar-Pemerintah ASEAN (AICHR), pertemuan membahas dan menyambut baik Program Kerja 5 Tahun AICHR. Pertemuan menyambut baik mandat AICHR untuk menyusun ASEAN Declaration on Human Rights (ADHR) yang diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2012. Disamping itu, disepakati pula bahwa pada tahun 2012, ASEAN Security Outlook (ASO) akan diterbitkan dalam rangka meningkatkan transparansi dan pemahaman kebijakan pertahanan keamanan di kawasan.

Pertemuan telah membahas pula kemungkinan melibatkan negara Mitra Wicara ASEAN dalam ASEAN Maritime Forum (AMF), khususnya partisipasi non-pemerintah, sebagai suatu forum yang difokuskan pada dialog, koordinasi dan kerjasama mengenai isu-isu maritim secara komprehensif di antara negara anggota ASEAN.

Para pejabat senior ASEAN juga membahas kelanjutan berbagai gagasan dalam rangka mendorong dan merealisasikan ASEAN Connectivity, termasuk didalamnya mengenai berbagai inisiatif untuk 'memasyarakatkan' konektivitas di kawasan. Indonesia, Brunei Darussalam dan Malaysia saat ini juga dalam tahapan proses penyusunan suatu program Konektivitas ASEAN yang akan dilaksanakan di Kalimantan, Sarawak, Sabah dan Brunei Darussalam di tahun 2012 ini. Selain itu, Pertemuan juga membahas rencana kegiatan menyambut 15 tahun hubungan kerjasama ASEAN denganPlus Three (China, Jepang, dan Korea Selatan). [kml]

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU