FITRA Minta Marzuki Alie Buktikan Ucapan, Sita Dokumen Banggar

Jakarta, Seruu.com - Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi tak heran soal permainan proyek di Setjen DPR. Dia mendesak Ketua DPR Marzuki Alie benar-benar merealisasikan ucapannya  menindak jajaran Kesetjenan DPR yang nakal yang terlibat dalam berbagai permainan proyek.

“Sudah sering kita mendengar berbagai kejanggalan dalam pengerjaan proyek-proyek di DPR tapi sepertinya mereka tidak pernah tersentuh dan sakti. Saya harap pimpinan DPR saat ini untuk benar-benar merealisasikan ucapannya menindak tegas jajaran sekjen yang bermain-main dengan proyek dan terus merontokkan citra DPR,” ujar Uchok,  kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/1).

Uchok menambahkan, Fitra berharap KPK dan BPK dapat memenuhi permintaan Marzuki Alie untuk memeriksa proyek-proyek yang ada di DPR."Ketua DPR kan sudah mengatakan KPK dan BPK periksa, yah periksa saja," katanya.

Uchok pun menyebutkan berbagai proyek yang pernah ramai diberitakan namun tidak ada tindakan seperti proyek renovasi rumah jabatan anggota yang nilainya fantastis namun hasilnya minimalis dari aspek kualitas. “Belum lagi berbagai proyek pengadaan lainnya termasuk proyek renovasi pembuatan pagar pembatas lingkungan parlemen yang panjangnya hanya 200 meter namun menelan biaya sampai Rp1,2 miliar,” jelasnya.

Tindakan keras yang akan dilakukan Ketua DPR Marzuki Alie, menurut Uchok harus segera direalisasikan karena jika terus dibiarkan maka berbagai penyimpangan di lingkungan Setjen DPR akan terus terjadi. Oleh karena itu dirinya pun meminta KPK langsung turun tangan tanpa perlu melibatkan BPK.

”Jangan BPK karena kalau BPK nanti bisa diputihkan menjadi kesalahan administrasi saja. KPK langsung turun tangan. Saya anjurkan pimpinan DPR menyita semua dokumen proyek di DPR dan menyerahkannya langsung ke KPK. Langkah ini harus didukung karena citra DPR dan anggotanya rusak karena ulah birokrasi,” tegasnya.

Uchok pun meminta kepada Pimpinan DPR untuk menunda dulu semua proyek di lingkungan Setjen DPR untuk tahun anggaran 2012 ini dan memeriksa semua dokumen rencana proyek di DPR. “Jadi tidak ada lagi alasan bahwa pimpinan DPR tidak tahu, anggota DPR tidak tahu, anggota banggar tidak tahu. Periksa semuanya dan batalkan proyek yang aneh-aneh mulai dari harga dan kebutuhannya,” tuntasnya. [mus]

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU