Petani Pantura : SBY-Boediono Gagal Sejahterakan Rakyat, Segera Keluarkan Dekrit
Demo Reformasi Agraria Kab Batang Jateng

Batang, Seruu.com – Sedikitnya 200 aktivis petani yang tergabung dalam Persatuan Perjuangan Reformasi Agraria Pantura (PPRA Pantura) menggelar aksi demo di DPRD Batang (Jateng), Kamis (12/1/2012).  Massa berasal dari Forum Perjuangan Petani Batang (FPPB), Persaudaraan Warga Tani (Pewarta), SMI Cabang Pekalongan, KPOP Pekalongan, LBH Lingkar Pekalongan, KPA Wilayah Jawa Tengah dan OPTS Lemah Abang.

Para pendemo ini berkumpul di alun-alun setempat sebelum menuju ke gedung wakil rakyat. Sekitar 300 meter, para pendemo berjalan menuju ke arah barat dengan mendapat pengawalan dari petugas Polres Batang.

Para pendemo saat tiba di halaman gedung DPRD dihadang oleh puluhan petugas keamanan sehingga sempat tertahan beberapa waktu lamanya. Karena tidak diperbolehkan untuk masuk menemui anggota DPRD, pendemo hanya menggelar orasi secara bergantian. Berbagai poster berisikan hujatan kepada pemerintahan SBY-Boediono karena gagal mensejahterakan rakyat termasuk petani. Tidak itu saja, tuntutan agar reformasi agraria di tanah air dilaksanakan juga tertulis di poster yang dibawa oleh pendemo.

Koordinator aksi, Menang menuturkan, tujuan PPRA Pantura menggelar aksi demo dalam rangka meminta kepada Komisi A DPRD untuk mengawal resolusi penanganan masalah agraria di Kabupaten Batang dan surat permohonan pelepasan tanah negara.

Menang menyatakan. menyikapi persoalan konflik agraria yang makin hari makin besar dan menimbulkan banyak korban jiwa dari kalangan petani serta banyaknya perundang-undangan tentang pengelolaan sumber daya agraria, maka PPRA Pantura meminta kepada Presiden SBY agar segera mengeluarkan dekrit.

“Isi dekrit tersebut yakni membentuk komisi penyelesaian konflik agraria nasional dan mencabut seluruh peraturan perundangan tentang persoalan sumberdaya agraria yang bertentangan dengan UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria dan Pasal 33 UUD 1945,” kata Menang.[py]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU