AS Bantah Terlibat Dalam Tewasnya Ilmuwan Nuklir Iran
Hillary Clinton (Getty)

Seruu.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS)  Hillary Clinton membantah pihaknya terlibat dalam tewasnya  seorang Ilmuwan nuklir Iran  dan mendesak Iran untuk mengakhiri perilaku provokatif, termasuk mengancam untuk menutup Selat Hormuz.

"Saya ingin tegas menyangkal keterlibatan Amerika Serikat dalam setiap jenis tindak kekerasan di Iran," kata Clinton pada konferensi pers, Rabu (12/1/2012) dikutip dari Xinhua, Kamis (12/1/2012).

Pernyataan Clinton datang setelah serangan bom menewaskan seorang staf situs nuklir Iran dan sopirnya di utara Teheran pada Rabu kemarin. Laporan media  setempat mengatakan bahwa penumpang yang tewas, diidentifikasi sebagai Mostafa Ahmadi-Roshan,  deputi kepala bagian komersial nuklir Iran.

Sejumlah ilmuwan nuklir Iran telah dibunuh dalam beberapa tahun terakhir. Wakil  Presiden Iran,  Mohammad-Reza Rahimi mengatakan bahwa agen-agen Israel adalah pelaku pembunuhan Ahmadi-Roshan.

Pada konferensi pers, Clinton kembali mendesak Iran untuk "mengakhiri perilaku provokatif, mengakhiri pencarian untuk senjata nuklir, dan bergabung kembali dengan komunitas internasional dan menjadi anggota yang produktif.

Clinton yang merupaka istri dari mantan presiden AS, Bill Clinton  menilai, ancaman penutupan Selat Hormuz yang sempat dilontarkan Iran sangat berbahaya dan provokatif.

"Ancaman penutupan Selat Hormuz sangat berbahaya, sangat penting bagi kita semua untuk berdialog dengan Iran untuk memberitahu Negeri Persia itu akan adanya ancaman itu," ujar Clinton.

Ancaman penutupan Selat Hormuz dilontarkan Iran pada pekan lalu, sementara itu, Angkatan Laut AS langsung menegaskan, bila jalur pasokan migas dunia itu terblokir, mereka akan mengambil tindakan.

Pejabat militer AS juga mengatakan, Iran memang sanggup untuk memblokir Selat Hormuz, namun pemblokiran itu tidak akan memakan waktu lama karena AS masih sanggup mengalahkan Iran. Rusia juga sempat memprediksikan bahwa Iran tampaknya akan kalah bila mengadakan konfrontasi Angkatan Laut dengan Paman Sam di wilayah itu. [xin/mdi]

 

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU