Terkait Pencabutan Subsidi di Nigeria, Pemerintah dan Serikat Pekerja Gagal Capai Kesepakatan
Demonstran berkumpul selama protes terhadap penghapusan subsidi BBM di ibukota Abuja, Nigeria 12 Januari 2012 (Reuters)

Seruu.com - Pembicaraan antara pemerintah Nigeria dan serikat pekerja perminyakan gagal mencapai kesepakatan terkait upaya pencabutan subisidi bahan bakar yang akan dilakukan oleh pemerintah negara itu.

 

Sebelumnya para pekerja ini mengancam akan terus melanjutkan mogok jika pemerintah tetap pada kebijakannya tersebut.

Ketua tim perunding dari kelompok serikat pekerja mengatakan mereka masih memberi kesempatan untuk membuka ruang untuk melakukan pembicaraan lagi.

Pemogokan yang dilakukan para pekerja di industri perminyakan ini telah mengakibatkan negara itu kehilangan pendapatan hingga miliaran dolar Amerika.

"Ini merupakan pukulan yang menyakitkan, pertemuan ini belum menemui jalan buntu hanya saja kami belum mencapai kesepakatan," kata Presiden Kongres Buruh Nigeria, Abdulwaheed Omar kepada sejumlah wartawan. Sabtu (14/1/2012) malam waktu setempat.

"Kami akan bertemu dan berbicara lagi dengan perwakilan pemerintah. Posisi kami adalah meminta mereka untuk menunda kenaikan harga minya dan kemudian kami akan juga akan menghentikan sementara aksi mogok ini dan kembali berbicara," tambah dia.

Namun Omar tidak menjelaskan kapan mereka akan melakukan membuka pembicaraan dengan pemerintah. Dia hanya mengatakan selama upaya pembicaraan itu dilakukan, pada Minggu (15/1) mereka akan tetap bekerja dan menghentikan dulu aksi mogoknya.

"Kami akan menyelesaikannya secara bertahap. Kami membuka peluang untuk menyelesaikannya secara damai," kata Omar.

Aksi mogok para pekerja di sektor perminyakan akan sangat berpengaruh bagi produksi minyak dunia karena Nigeria saat ini merupakan negara penghasil minyak nomor enam terbesar di dunia. [bbc]

 

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU