Iran Mulai Selidiki Kasus Pembunuhan Ilmuwan Nuklir

Teheran, Seruu.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Iran Ramin Mehmanparast mengatakan masyarakat internasional mulai penyelidikan kasus pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Ahmadi Roshani.

Hal ini diungkapkan dalam wawancara dengan IRNA di sela-sela upacara yang diadakan di Universitas Sharif dalam rangka memperingati syuhada Mostafa Ahmadi Roshan, ilmuwan nuklir Iran, yang dibunuh oleh kelompok teroris di Teheran, Rabu (15/1) lalu.

Mehmanparast mengatakan, Iran memerintahkan para duta besar dan perwakilan asing untuk menginformasikan kasus tersebut kepada para kepala negara mereka. "Musuh mencoba semua cara yang mungkin untuk menghentikan pembangunan Iran, tetapi tidak bisa menang atas Iran, karena itu, mereka mulai berusaha untuk tindakan seperti pembunuhan terhadap para ilmuwan dan elite," tambahnya.

Mehmanparast menegaskan mereka yang justru disebut pendukung hak asasi manusia dan mengklaim memerangi terorisme, tetapi sebenarnya melakukan tindakan-tindakan terkenal kejam dan memfitnah. Ia menambahkan tindakan jahat itu tidak akan menghentikan kemajuan Iran. Justru akan lebih membuat mereka bertekad untuk mengikuti jalan ke pembangunan.

Dia mengatakan, para inspektur (nuklir PBB) yang datang dan mengunjungi Iran, memperkenalkan para ilmuwan Iran kepada kelompok-kelompok teroris, karena Iran mengikuti kasus-kasus di masyarakat internasional. [an/jf]

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU