Tahun Ini Jatim Harus Punya 10 Ribu PAUD di daerah
Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Timur, Dra. Hj. Nina Soekarwo, Msi

Surabaya, Seruu.com - Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Timur, Dra. Hj. Nina Soekarwo, Msi menargetkan peningkatan jumlah pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jatim pada akhir tahun 2013 mendatang mencapai 10.000 Pos PAUD. Hingga saat ini, jumlah yang ada masih 3.241 pos PAUD.

 

Ditambah sekitar 522 Pos diluar Pos PAUD.Target itu disampaikan Bude Karwo, panggilan akrab istri Gubernur Jatim ini saat menyampaikan paparannya sebagai narasumber di acara Thematic Education Dialogue (TED) Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Terintegrasi yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Senin (16/1/2012).

Bude Karwo  dalam keterangannya persnya melalui Biro Humas dan Protokol Jatim yakin bahwa dengan target itu dapat segera meningkatkan taraf  pendidikan generasi mendatang. Khususnya untuk mencapai fundamen Sumber Daya Manusia  (SDM) yang berkualitas di Jawa Timur.

“Kalau itu diabaikan, bagaimana generasi kedepan bangsa kita,” lanjutnya.

Lebih lanjut Bude Karwo yang juga mendapat sebutan sebagai Bunda PAUD Jatim itu menjelaskan, kalu target untuk segera mewujudkan 10.000 Pos PAUD di Jatim mendapat dukungan besar dari Pemerintah Provinsi Jatim. Salah satunya diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pengembangan anak usia dini secara holistik dan terintegrasi.

“September lalu, Jawa Timur sudah mewujudkan Pergub 63 tahun 2011 tentang pengembangan anak usia dini secara holistik dan terintegrasi,” jelasnya.

Selain itu, dukungan untuk segera merealisasikan target 10.000 Pos PAUD tersebut juga dirancang bersama-sama dengan berbagai stakeholder pemerintah.  Yakni melalui berbagai program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di tingkat Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di
Jawa Timur.

“Saya sering menyampaikan bagaimana pentingnya PAUD. Karena apa, karena 50 persen pertumbuhan otak anak di usia 0 sampai dengan 4 tahun. 6 tahunnya itu sebesar 80 persen dan sisanya sampai 18 tahun,” terangnya.

Disamping itu, lanjut Bude Karwo, peran penting pertumbuhan anak juga dipengaruhi oleh peran orang tua. Salah satunya soal asupan makanan yang diberikan kepada sang anak. “karena, rata-rata asupannya salah yakni sekitar 40,7 persen,” urainya.

Sampai saat ini, Bude Karwo menerangkan kalau jumlah anak di Jatim yang berada di usia 0 sampai dengan 6 tahun sebanyak 4.022.338 anak dari jumlah penduduk Jatim yang mencapai 37,476 juta.

“Sedang jumlah posyandu di Jatim sampai saat ini mencapai 45.603 posyandu. Dan kadernya sebanyak 226.829 kader. Namun yang aktif sebanyak 205.227 orang,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Bude Karwo menilai kondisi tersebut menjadi hambatan tersendiri.  Apalagi belum semua kader memiliki kemampuan yang ideal dalam melakukan pendidikan atau pengasuhan terhadap anak. Hambatan lainnya, Bude Karwo menilai, tingkat kesadaran masyarakat terhadap dukungan penyelenggaraan program masih belum maksimal.

“Beberapa pos PAUD yang menempati rumah penduduk, terpaksa berpindah pindah tempat kegiatan,” tambahnya.

Namun secara garis besar, Bude Karwo mengatakan bahwa perkembangan Pos PAUD di Jatim dinilai relatif pesat. Sebagian pos PAUD sudah menerapkan metode pembelajaran yang berpusat pada anak. Meskipun belum maksimal. Malahan, beberapa pos PAUD di Jatim menjadi rujukan studi banding dari provinsi lain.

 “Ada juga yang dari NTB, NAD, Nias bahkan dari Afghanistan,” jelasnya. [yud]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU