Terbukti Suap KPU, Mantan Bupati Nisel Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Jakarta, Seruu.com - Mantan Bupati Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara, Fahuwusa Laia, divonis 2 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta. Fahuwusa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penyuapan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pada persidangan yang digelar Selasa (17/1) sore ini, majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Pangeran Napitupulu menyatakan bahwa Fahuwusa telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menyatakan terdakwa Fahuwusa Laia telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan kesatu. Menjatuhkan hukuman oleh karenanya, dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan," kata Pangeran Napitupulu saat membacakan putusan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (17/1)

Fahuwusa terbukti memberikan uang sebesar Rp 99,9 juta kepada anggota KPU, Saut Hamonangan Sirait dengan tujuannya, agar keputusan KPU Nias tentang pencoretan Fahuwusa sebagai calon Bupati Nias Selatan, dibatalkan KPU pusat. Harapannya, agar Fahuwusa bisa bersain di Pilkada Nias Selatan. Selain itu, politisi Partai Demokrat itu juga dijatuhi denda sebesar Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Sebelumnya JPU KPK meminta majelis menghukum Fahuwusa dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp 150 juta. [jf]

BAGIKAN
KOMENTAR SERUU