Mabes Polri Tetap Tidak Akui Adanya Penyiksaan Terhadap 2 Tahanan Anak di Sijunjung
Keluarga kakak beradik yang tewas di tahanan Sijunjung saat mendatangi Mabes Polri

Jakarta, Seruu.com -  Mabes Polri bersikukuh dua tahanan yang meninggal di sel Kepolisian Sektor Sijunjung, Sumatra Barat, karena bunuh diri. Kesimpulan itu didapat dari hasil visum terhadap keduanya.

"Kalau sementara, dari visum dokter ahli forensik kan jelas karena adanya tekanan benda tumpul yang mengakibatkan mati lemas," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).

Dijelaskan Saud, hasil visum korban dalam keadaan mulut terbuka dan ujung lidah tergigit, keluar cairan merah kehitaman dari hidung, keluar cairan warna kuning dari lubang kemaluan, dan keluar tinja dari lubang pelepasan. "Ini ciri-ciri orang mati gantung diri," tandas Saud.

Saud juga mengatakan, ada luka mengelilingi leher korban dan luka lecet di kaki. Menurut Saud, luka di leher sesuai ciri-ciri orang gantung diri. Sementara lebam-lebam di tubuh korban adalah lebam mayat.

Dua korban merupakan kakak-beradik, Faisal (15) dan Budri (17). Faisal masuk bui karena dituduh mencuri kotak amal, sementara Budri dituduh telibat pencurian sepeda motor. Pada 28 Desember 2011, kedua remaja itu ditemukan tewas gantung diri di sel.

Keluarga menduga kematian keduanya dianiaya polisi, bukan bunuh diri. Lembaga Bantuan Hukum Padang menginvestigasi dan menemukan sejumlah kejanggalan. Di antaranya, luka lebam di tubuh korban dan lidah yang tak menjulur seperti ciri-ciri orang gantung diri.

Hasil investigasi dilaporkan ke Bareskrim Polri, 12 Januari lalu. Ibu korban, Yusmanidar, dan kakak korban, Didi Firdaus, melapor dengan didampingi Direktur LBH Padang, Vino Oktavia, dan Direktur Direktorat Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Kadir Wokanubun.

Di kesempatan itu, kakak korban mengatakan sempat menjenguk kedua adiknya, dua hari sebelum kematian mereka. Saat itu, ia melihat Faisal dalam keadaan lemas. Faisal mengeluh sering dianiaya polisi selama di tahanan.

"Kita enggak perlu berpolemik dengan LBH, itu kesimpulan dia," kata Saud menanggapi hal tersebut. Saud mengatakan, sembilan anggota Polsek Sijunjung telah diberi sanksi disiplin. Mereka dianggap lalai, sehingga sampai terjadi kasus bunuh diri di tahanan. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU