Politisi PDIP : Aneh Kenapa Mendagri Tidak Juga Panggil Walikota Bogor Terkait Kasus GKI Yasmin
Jemaat GKI Yasmin tengah beribadah (Istimewa

Jakarta, Seruu.com - Kejar-kejaran antara Jemaat GKI Yasmin dan massa adalah hal yang rutin terjadi setiap Minggu, berbarengan dengan waktu beribadah umat Kristiani. Walikota Bogor Diani Budiarto membatalkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) GKI Yasmin karena dinilai tidak sesuai prosedur yang ada. Keputusan Walikota ini mendapat dukungan dari Majelis Ulama Indonesia.

 

Di sisi lain, Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan bahwa IMB GKI Yasmin adalah sah, sehingga GKI Yasmin boleh berdiri di Kompleks Perumahan Taman Yasmin. Ketua MA Harifin Tumpa bahkan berulang-kali menegaskan, walikota Bogor harus melaksanakan putusan MA tanpa syarat.

Politisi PDIP Ichsan Soelistio kepada Seruu.com mengatakan dirinya merasa heran karena tidak ada ketegasan dari pemerintah utamanya Mendagri untuk setidaknya memanggil Walikota Bogor, Diani Budiarto yang secara terang-terangan tidak mengindahkan putusan Mahkamah Agung.

Apa yang dilakukan oleh Walikota Bogor bisa dilihat kasat mata merupakan wujud ketidak patuhan aparat pemerintah kepada hukum yang berlaku.

Selain itu juru bicara Presiden yang biasanya rajin menjawab tudingan-tudingan publik setidaknya membeberkan apa sikap Presiden juga tidak bergeming melihat persoalan GKI Yasmin yang tidak kunjung selesai, meski putusan hukum sudah tetap.

“Iya aneh, kenapa Mendagri tidak ada sikap atau tindakan terhadap anak buahnya (walikota-red), padahal jelas terlihat anak buahnya tidak mengindahkan Putusan MA, selain itu kan juga orang-orang yang mau beribadah dipenuhi rasa takut, kok Mendagri diam aja,” tegas Ichsan kepada Seruu.com, Selasa (17/01/2012).

Lebih lagi, kata Ichsan, kemarin dua anggota DPR-RI yang melakukan pengawasan juga ikut menjadi sasaran kemarahan orang-orang yang menolak keberadaan GKI Yasmin padahal mereka bagian dari tim yang sengaja datang ke GKI Yasmin.

"Mereka datang  untuk persiapan rapat koordinasi soal GKI Yasmin di DPR yang akan digelar besok, Rabu 18 Januari 2012," tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, perselisihan warga dengan jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin tak juga mereda. Seperti kebaktian Minggu sebelumnya, Minggu 15 Januari 2012 lalu, jemaat yang akan beribadah kembali dihalangi warga. 

Tidak hanya jemaat, anggota Komisi III DPR RI Eva Kusuma Sundari dan anggota Komisi I Lily Wahid juga diusir paksa warga saat akan meninjau lokasi. [Priambodo].

 

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU