Investor Jerman dan Embargo Minyak Iran Dongkrak Kenaikan Harga Minyak Dunia
Ilustrasi Kilang Minyak Tua

Seruu.com - Minyak mentah akhirnya menembus harga 100 dollar AS per barrel pada perdagangan di New York, Selasa (17/1/2012) waktu setempat. Kenaikan ini dipicu tingkat kepercayaan investor Jerman yang melonjak melampaui rekor, dan Perancis yang terus mendesak Uni Eropa untuk memberlakukan larangan impor minyak dari Iran.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengantaran Februari naik 2,01 dollar AS, atau 2 persen, menjadi 100,71 dollar AS per barrel di Nymex. Sedangkan, harga minyak Brent untuk penetapan Maret naik 19 sen menjadi 111,53 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London.

"Kemungkinan resesi di Eropa cenderung kecil sekarang dan pelaku pasar terlihat percaya diri," ujar Michael Lynch, Presiden Strategic Energy Economic Research, di Winchester, Massachusetts, Selasa waktu setempat. Pasalnya, ZEW Center for European Economic Research di Mannheim menyebutkan, indeks investor dan ekspetasi analis melonjak 32,2 poin pada Januari ini.

Sementara itu, indeks Jerman, yang memprediksi pengembangan ekonomi enam bulan ke depan, naik dari minus 53,8 menjadi minus 21,6 pada bulan Desember 2011. Menurut ZEW, angka itu pencapaian keuntungan kedua berturut-turut. Kenaikan terbesar sejak ZEW memulai perhitungan indeks pada dua dekade lalu.

Harga minyak juga terangkat karena Perancis mendesak UE untuk memberlakukan embargo terhadap minyak mentah Iran. Menurut dua ofisial yang terkait masalah ini, Perancis menginginkan embargo tidak ditunda lebih dari tiga bulan. Desakan Perancis ini terkait dengan program nuklir yang dijalankan Iran. Karena nuklirnya, Iran pun mendapat sanksi dari Amerika Serikat. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU