Kesaksian El Idris : Fee 4,3 Miliar Diterima Yulianis
Manajer Marketing PT Duta Graha Indah (DGI) Muhammad El Idris

Jakarta, Seruu.com -Suap sebesar Rp4,3 miliar kepada terdakwa kasus dugaan suap dalam proyek pembangunan wisma atlet SEA Games, Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, M Nazaruddin, adalah 13 persen dari nilai proyek. Hal tersebut disampaikan saksi persidangan, yaitu Manajer Marketing PT Duta Graha Indah (PT DGI) M El Idris di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Rabu (18/1/2012). El Idris mengatakan, masalah fee senilai Rp4,3 miliar ini, tidak dibahas dengan terdakwa.

 "Masalah fee dengan terdakwa tidak." ucaopnya di depan sidang, Rabu (18/1/2012).

Dia menjelaskan, uang tersebut merupakan 13 persen uang muka dari nilai proyek senilai Rp191 miliar. Uang tersebut diterima oleh Wakil Direktur Keuangan Permai Group, Yulianis. "Kalau tidak Yulianis, ya Okta."

El Idris pun mengaku mengenal dengan Yulianis. Yulianis, kata dia, bekerja di bagian keuangan dan bekerja satu gedung dengan mantan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang di gedung Tower Permai.

Dia mengatakan, pernah bertemu dengan Nazaruddin di lantai 6 Tower dan membahas kepentingan kantor DPP Partai Demokrat pada 2010. Dia mendatangi Nazarudin karena waktu itu mendengar bahwa Nazar lah yang akan menangani pembangunan Kantor DPP Partai Demokrat.

Nazaruddin didakwa menerima suap Rp4,6 miliar dari PT DGI karena telah mengupayakan perusahaan kontraktor itu untuk mendapatkan proyek pembangunan wisma atlet di Jabaring, Sumatra Selatan senilai Rp191 miliar. [nur/ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU