Terbukti Korup, KY Desak Gamawan Segera Pecat Gubernur Bengkulu, Agusrin Najamuddin
Ibas, Andi Malarangeng dan Agusrin Najamudin (paling kanan)
Jangan terlalu sering pemerintah melecehkan pengadilan."

Jakarta, Seruu.com - Wakil Ketua Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi segera memberhentikan Agusrin dari jabatan Gubernur Bengkulu. Hal ini didasarkan pada putusan kasasi yang dikeluarkan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan Agusrin bersalah.

"Mestinya Mendagri segera memberhentikan Agusrin," ujar Imam, Rabu (18/1/2012).

Menurut Imam, pemberhentian Agusrin oleh Kemendagri tidak hanya menunjukkan penghormatan terhadap putusan pengadilan, tapi juga untuk mendorong stabilisasi pemerintahan di Bengkulu.

"Jika Kejaksaan Agung sudah memerintahkan eksekusi putusan kasasi MA, Mendagri juga mesti melakukan langkah yang sama," ucap Imam.

Pada Selasa pekan lalu MA menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada Gubernur Agusrin atas tuduhan korupsi dana bagi hasil Pajak Bumi Bangunan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Dalam kasus ini negara dirugikan hingga Rp 21,3 miliar. Putusan MA ini sekaligus menganulir vonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 24 Mei 2011.

Imam menyebutkan pemberhentian Agusrin akan menghindari anggapan masyarakat bahwa pemerintah melindungi koruptor. Pemerintah pusat diminta tidak terus-menerus melecehkan putusan pengadilan.

"Jangan terlalu sering pemerintah melecehkan pengadilan." ujarnya. Pemberhentian Agusrin menurut Imam juga tidak akan mendatangkan kerugian pada pihak lain.

Terhadap putusan MA ini Imam membenarkan bahwa saat ini Agusrin tengah menempuh upaya peninjauan kembali (PK). Namun, menurut dia, tidak ada alasan bagi Mendagri untuk menunda pemberhentian karena menunggu proses PK. Dalam undang-undang, upaya PK tidak menghalangi eksekusi.

"Jadi keputusan politik harus mengikuti keputusan hukum, ini bagian dari pelaksanaan rule of law," tutur Imam. [ms]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU