Din Syamsuddin: Kalau Sudah Darurat, Boleh-Boleh Saja Revolusi
Silaturahmi Tokoh Bangsa ke-3 dengan tema 'Problematika Bangsa dan Solusinya', di Gedung PP Muhammadiyah (Foto: Nurholis/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Menanggapi adanya kelompok yang menginkan perubahan di Indonesia secara cepat dan mendasar, yaitu dengan cara revolusi, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin menyebut bahwa langkah itu boleh saja dilakukan apabila kondisi bangsa memang sudah sangat darurat.

Hal ini dikatakan Din, saat dirinya membacakan intisari dari Silaturahmi Tokoh Bangsa ke-3 dengan tema 'Problematika Bangsa dan Solusinya', di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (19/1/2012).

"Revolusi kalau sudah darurat boleh-boleh saja, tapi harus tanpa kekerasan," ungkap Din.

Dia juga menjelaskan, masalah yang sedang dihadapi bangsa ini salah satunya adalah penegakan hukum yang masih tumpang tindih. Sebab, menurutnya, dalam sebuah negara, hukum seharusnya dijadikan panglima dalam setiap sendi kehidupan.

"(Masalah) penegakan hukum, agar hukum menjadi panglima," terangnya.

Selain itu, dia menyebut, akibat alpanya pemimpin saat ini, maka masyarakat dihadapkan dengan sindrom sosial, dimana banyak ketimpangan yang terjadi di tengah masyarakat.

"Masalah hilangnya kepatuhan sosial yang sudah menggejala," pungkasnya.

Seperti yang diketahui, acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh bangsa, diantaranya adalah mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Jimly Asshiddiqie, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan beberapa tokoh lainnya. [nurholis]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU