Ciri Pemerintahan Tirani, Rakyat Hanya Jadi Benda Mati Yang Diperlakukan Sesuka Hati
Adian Napitupulu Aktivis 1998, Pendiri Forum Kota (Forkot) Komunitas Mahasiswa Sejabodetabek - Pengamat Hukum, Sosial dan Politik

Jakarta, Seruu.com - Salah satu cara Membedakan apakah Pemerintah negara termasuk pemerintahan Tirani atau Demokratis dapat dilihat dari sejauh mana negara bertanggung jawab terhadap peraturan-peraturan yang dibuatnya. Pemerintahan Tirani tidak akan perduli apalagi bertanggung jawab terhadap seluruh dampak yang lahir dari peraturan yang dibuatnya.


Pemerintahan Tirani memandang manusia tidak ubahnya benda mati yang bisa diperlakukan sesuka hati. Tirani menempatkan Rakyat sebagai budak negara yang bekerja untuk memenuhi kantung para pejabat, jika tidak menguntungkan pejabat maka Rakyat mati atau hidup tidak perlu diperdulikan. Pemerintahan Tirani menempatkan Rakyat bukan sebagai Subjek Negara yang terhormat dan wajib di urus, melainkan menempatkan Rakyat jadi Objek yang bebas untuk disemena-menakan.


Watak Tirani itu nampak dari Permen ESDM 07 dan 11 serta PMK BK 20% yang  menunjukan bahwa pemerintahan SBY melalui Menteri ESDM dan Menteri keuangan masuk kategori pemerintahan Tirani. Itu dibuktikan dengan ketidak perdulian dan sikap tidak mau bertanggung jawan terhadap dampak Permen tersebut yang telah memicu 3 juta PHK pekerja Tambang yang berikutnya sukses meningkatkan kemiskinan dan kelak bermuara pada masalah sosial pelacuran dan kriminalitas.


Perjuangan Pekerja Tambang untuk menuntut pesangon dan tanggung jawab negara dalam bentuk pekerjaan pengganti merupakan perjuangan yang harus di dukung seluruh elemen pro Demokrasi. Kemenangan tuntutan pekerja tambang akan jadi lompatan maju bagi sistem kenegaraan Indonesia dan pembelajaran besar bagi pemerintah untuk tidak selalu memikirkan pundi-pundi politiknya saja tapi juga harus berani bertanggung jawab pada seluruh rangkaian dampak dari peraturan yang dibuatnya.


Sekali lagi dengan semua kekuatan, ayo kita rubah Indonesia untuk menjadi Negara yang BERTANGGUNG JAWAB!!!

Adian Napitupulu
Aktivis 1998, Pendiri Forum Kota (Forkot) Komunitas Mahasiswa Sejabodetabek
 

Peraturan Komentar