KPK Siap Selidiki Dugaan Korupsi Penjualan Tiket PON

Jakarta, Seruu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan menindaklanjuti laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi atas pemberlakuan tiket atau biaya masuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau.

"Kami akan lihat-lihat dulu laporan tersebut. Jika memenuhi syarat atau benar dan valid, maka akan segera ditindaklanjuti," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa (18/9/2012)

Johan menyarankan berkas terkait bukti-bukti adanya unsur pidana korupsi dalam upaya pemberlakuan tiket tersebut segera dilaporkan secara resmi. "Laporkan secara resmi dan kami akan mempelajarinya. Tentunya tetap akan dilihat-lihat dulu kebenarannya," kata dia.

Pernyataan Johan merupakan tanggapan atas rencana Lembaga Hukum Advokasi Lumbung Informasi Rakyat (LHA LIRa) Riau yang hendak mengadukan pemberlakuan tiket PON XVIII/2012 ke KPK sebagai kasus yang memenuhi unsur pidana korupsi.

"Selama ini kami tidak diam, tapi menunggu terlebih dahulu apakah pemberlakuan tiket masih dilakukan oleh panitia PON," kata Direktur LHA-LIRa Desmaniardi Pekanbaru.

Ia juga mengakui selama ini telah melakukan pendekatan hukum terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi pada adanya pungutan tiket masuk terhadap acara seremoni dan laga per cabang olahraga PON Riau.

"Upaya ini untuk diketahui sifatnya adalah solusi dan bukan untuk membuat keributan atas pelaksanaan PON di Riau," katanya.

Panitia Besar (PB) PON XVIII menyatakan telah berhasil meraup dana sebesar Rp1.694.700.000 dari penjualan tiket pembukaan PON pada 11 September lalu.

Ketua Harian PB PON Riau Syamsurizal di Media Center Utama PON beberapa waktu lalu menyatakan uang tersebut 50 persen untuk biaya cetak dan 50 persen lagi masuk ke kas daerah.

Ia menjelaskan, panitia pada pembukaan PON telah mencetak sebanyak 17.236 tiket. Harga yang dipatok berkisar Rp100 ribu hingga Rp2 juta per lembar.

Sementara untuk acara penutupan yang akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Boediono, pihak PB PON juga masih memberlakukan tiket masuk namun harga yang diturunkan. Mulai dari Rp50 ribu hingga Rp200 ribu per tiket dengan jumlah total yakni 15.514 lembar. [ndis]

Tags:

Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar