Wakapolri: Polri KPK Janganlah Berantem
Komisaris Jendral Polisi Nanan Sukarna (Istimewa)
"Itu soal hak dan kewenangan saja, kedua institusi jangan saling berantem,"

Jakarta, Seruu.com - Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia, Komisaris Jendral Polisi Nanan Sukarna meminta kepada kedua lembaga penegak hukum, yakni Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak berpolemik dalam penanganan kasus korupsi pengadaan alat Simulator SIM roda dua dan empat di Korlantas Polri.

Pasalnya, Nanan melihat hingga saat ini. Dua institusi tersebut belum juga menemukan solusi pada kasus tersebut.

"Itu soal hak dan kewenangan saja, kedua institusi jangan saling berantem," kata Nanan dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dengan BNN di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta (26/9/2012).

Atas dasar itu, Nanan pun memberikan saran agar Polri dan KPK masing-masing tahu tugas dan kewenangannya seperti apa untuk menangani kasus itu.

"Harusnya berebut siapa yang bertugas, yang bertanggung. Yang pasti, kalau ada oknum harus tindak," ungkap Nanan.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus simulator SIM di Korlantas Polri, tahun anggaran 2011. Ke empat tersangka itu yakni, mantan Kakorlantas Irjen Pol Djoko Susilo, Wakil Kepala (Waka) Korlantas Polri non-aktif Brigjen Pol Didik Purnomo, dan dua pihak swasta di antaranya, Sukotjo Bambang dari PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI) dan Budi Susanto dari PT Citra Mandiri Metalindo Abadi.

Sementara itu, Polri juga menetapkan lima tersangka dalam kasus itu, tiga di antaranya sama dengan tersangka KPK yakni Brigjen Pol Didik Purnomo sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S. Bambang dan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, Budi Susanto sebagai pemenang tender dan diduga menggelembungkan nilai proyek. [Wish]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar