Diduga Rugikan Customer, Asuransi Raksa Siap Klarifikasi
Bapak Irwan Ferryal, konsumen dari BCA Finance (Foto: Dok.Seruu.com)
Kami sudah baca beritanya. Dan saat ini sedang mempersiapkan hak jawab secara tertulis kepada media Seruu.com - Pihak Asuransi Raksa

Jakarta, Seruu.com- Sehubungan dengan keluhan yang dimuat pada Seruu.com, Selasa 20 November 2012, semalam, yang berjudul “Asuransi Raksa Kembali Makan Korban, Nasabah Merasa Dirugikan”, dengan itu, PT Asuransi Raksa Pratikara ingin memberikan hak jawab agar dapat menjadi klarifikasi bagi pembaca Seruu.com.
 

Salah satu pegawai PT Asuransi Raksa Pratikara, bernama Rony mengatakan, pihaknya akan membuat surat secara tertulis kepada Seruu.com untuk menerapkan hak jawab.

"Kami sudah baca beritanya. Dan saat ini sedang mempersiapkan hak jawab secara tertulis kepada media Seruu.com," ungkap Roni yang enggan menjelaskan jabatannya di Asuransi Raksa, saat dihubungi Seruu.com, Rabu (21/11/2012).

Sebelumnya, Kredibilitas dari Asuransi Raksa Pratikara kembali dipertanyakan menyusul penolakan terhadap klaim kehilangan mobil Merk Ford Everest dengan nomor polisi B 8108 IR, yang diajukan oleh Bapak Irwan Ferryal, konsumen  dari BCA Finance [Baca: Asuransi Raksa Kembali Makan Korban, Nasabah Merasa Dirugikan].

Menurut salinan laporan polisi bernomor LP/K/155/VII/2012/Sek Tebet, yang Seruu.com dapatkan,  tertulis pada 18 Juli 2012, jam 06.30 WIB, diketahui telah terjadi tindak pidana pencurian di bengkel Sumber Jaya di Jalan Casablanca No.18 Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet, Jakarta Selatan.

Dari uraian kronologis di laporan tersebut tertulis bahwa posisi mobil saat hilang, kunci dan STNK kendaraan ada di pemilik bengkel, yaitu Bapak Wahyu.

"Usai kejadian kami langsung melaporkan ke Polsek Tebet. Polisi tetapkan kasus ini masuk ranah pencurian, ironisnya, pihak asuransi dalam hal ini Raksa Pratikara yang ditunjuk oleh BCA Finance untuk menangani asuransi di perusahaan leasing tersebut, menyatakan bahwa hal ini dikategorikan sebagai pengelapan. Kan aneh," ucap Irwan.

Upaya untuk mempertanyakan keputusan sepihak asuransi Raksa terus dilakukan oleh pihak Irwan yang merasa sangat dirugikan.

"Jelas kami keberatan, tapi sanggahan yang kami lontarkan berdasarkan laporan polisi ternyata terus dibantah oleh pihak asuransi melalui surat keduanya tertanggal 9 Oktober 2012 yang tetap menyatakan itu penggelapan. Padahal sekalipun mereka tidak pernah ke kantor polisi untuk mengkonfirmasi fakta hukum yang ada saat memberikan bantahan itu," tandas Irwan.

Sementara itu, Wahyu juga membantah tudingan yang dibuat secara sepihak oleh asuransi yang menilai dirinya dan si montir yang saat ini buron. " Orang itu nggak pernah saya izinkan menginap di tempat kerja karena memang tidak ada tempatnya. Jadi saat kejadian saya benar-benar kecolongan dan terpukul," tuturnya.

Akibat kejadian tersebut Wahyupun otomatis terkena imbas dengan harus berbagi kewajiban dari angsuran pak Irwan ke BCA Finance.

"Jelas sangat keberatan dengan itu, karena posisi saya juga korban. Sehingga pernyataan asuransi yang bilang itu penggelapan seolah menuduh saya bekerjasama untuk melakukan pencurian, ini menyakitkan, sekaligus fitnah keji buat saya. Polisi saja tidak berasumsi seperti itu kok, buktinya saya nggak ditahan," papar Wahyu.

Saat ini kasus yang ditangani Polsek Tebet tersebut masih dalam tahap penyidikan dan rencananya besok akan naik ke tingkat selanjutnya dengan penetapan tersangka.

Baik Irwan maupun Wahyu sebenarnya berharap agar pihak Asuransi Raksa mau untuk menempatkan persoalan ini secara fair sesuai ketentuan hukum berlaku.

"Jadi nggak sembarangan dan seenaknya saja bilang ini penggelapan atau itu pencurian dengan mengabaikan keterangan polisi. Jadi buat apa ada polisi dong, kan kami yang rugi. Jangan-jangan memang seperti ini pola Asuransi Raksa menangani konsumennya yang orang kecil dan bukan siapa-siapa," keluh Irwan.

Asuransi Raksa Pratikara sendiri berkantor di Gedung Wisma BSG lantai 3, Jalan Abdul Muis No.40 Jakarta Pusat. [Simon]

Tags:

Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar