Kurikulum Pendidikan Saat ini beratkan Siswa
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Pengamat pendidikan Dr Ratnamegawangi sia Heritage Foundation, menilai kurikulum pendidikan nasional yang berlaku saat ini sangat memberatkan bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar.

Ratna yang juga Direktur Indonesia Heritage Foundation (Yayasan Warisan Luhur Indonesia) mengemukakan hal itu dalam acara diskusi bertemakan "Penyederhanaan Kurikulum Pendidikan Dasar" yang diadakan DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), di Jakarta, kemarin.

"Jangankan anak tersebut, orang tuanya saja tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang ditugaskan oleh gurunya, bagaimana akan berkembang anak," katanya dalam siaran pers Humas LDII yang diterima, Sabtu.

Ratna yang juga Direktur Indonesia Heritage Foundation (Yayasan Warisan Luhur Indonesia) itu mengatakan, kurikulum yang ada saat ini membuat Anak-anak menjadi stres, padahal anak yang stres urat syarafnya akan putus.

Oleh karena itu, kata istri mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil itu, mengharapkan pemerintah segera merevisi kurikulum pendidikan mulai tinkat SD-SLTA, sehingga siswa Indonesia dapat mengembangkan keterampilanya secara optimal.

Sementara itu, Ketua DPP LDII Prasetyo Soenaryo dalam sambutanya mengharapkan pemerintah segera menyederhanakan kurikulum pendidikan sehingga tentu membutuhkan kemampuan guru-guru dalam menerima perubahan kurikulum tersebut.

"Kurikulum yang ada saat ini berisi beban materi pendidikan yang sangat besar hanya bersifat kognitif, sehingga untuk pendidikan karakter sangat tidak mencukupi waktunya," ujarnya.[ant]

Tags:

Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar