Kejagung Mungkin Ajukan Upaya Sita Jaminan Atas Kasus Indosat dan IM2
Gedung Kejagung (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Ari Muladi mengatakan, tidak tertutup kemungkinan, Kejaksaan Agung akan mengajukan upaya sita jaminan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, dalam upaya mengamankan pembayaran kerugian negara sebesar Rp1,3 triliun atas kasus kasus perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan jaringan frekuensi radio 2,1 GHz/3 G generasi ketiga.

"Kenapa tidak. Namanya kemungkinan, bisa saja sebagai upaya pengamanan pembayaran kerugian negara," kata Untung di ruang kerjanya ketika ditemui Seruu.com dengan wartawan lainnya, Jakarta, Selasa (8/1/2013).

Namun, ia mengaku pihaknya belum dapat memastikan tentang langkah-langkah hukum yang akan diambil terkait dengan penetapan PT Indosat dan PT IM2 sebagai pihak yang dimintai pertanggungjawaban pidana.

Ia mengatakan, penetapan kedua usaha tersebut sebagai pengembangan penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan frekuensi radio 2,1 Ghz, dengan tersangka Indar Atmanto dan Jhonny Swandie Sjam.

Menurutnya, tim penyidik bekerja profesional dan selalu mendasarkan kepada ketentuan perundangan berlaku. Oleh karena itu, dia meminta kepada wartawan untuk memberi waktu guna menuntaskan penanganan kasus tersebut.

Pihaknya pun, lanjut dia, telah mengagendakan tiga saksi untuk diperiksa, yakni dari PT Indosat untuk tersangka Jhonny Swandi Sjam, yakni Indosiana Pelu, Budi Dartono dan Benny Hamid Hutagalung, Senin (7/1/2013). Namun, PT Indosat berkirim surat ke tim penyidik dan meminta penundaan, dengan dalih tengah menjalani cuti tahunan.

"Jadi, mereka meminta untuk diperiksa, Senin depan, 14 Januari 2013 untuk Budi dan Benny. Serta, Rabu,  16 Januari," demikian Untung. [Wishnu]
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar