PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
SAUQI SHOP HP.081381111519 PIN BB : 2951EEB0Obat Kuat Maximum Powerful Kuat Sex 168 Jam Nonstop Rp.175.000,-Obat kuat import yang kehebatann..
Margahayuland - bagi anda yang berminat dan berniat untuk membeli sebuah apartement, silahkan dlihat dulu referensi dari kami dimargahayulan..
Apakah anda memiliki kebutuhan web hosting ? cari yang murah berkualitas ?saya perkenalkanAnekahosting.com Web Hosting Murah Terbaik di Indo..
Berita Lainnya
Jakarta, Seruu.com - Memperingati 5 tahun tragedi Universitas Nasional (UNAS) 24 Mei 2008 lalu, puluhan mahasiswa UNAS menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/2013) sore ini. Selengkapnya
Jakarta, Seruu.com - Memperingati 5 tahun tragedi Universitas Nasional (UNAS) 24 Mei 2008 lalu, puluhan mahasiswa UNAS menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/2013) sore ini. Selengkapnya
Anas Ternyata Bukan 'Ketum' Pilihan SBY
Jakarta, Seruu.com - Habis manis sepah dibuang, mungkin itu ungkapan yang saat ini dialami mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Bagaimana tidak, sebagai pelaku sejarah yang tahu betul internal Partai Demokrat (PD) diakui Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua, saat Kongres Partai Demokrat pada Mei 2010 yang lalu di Bandung, ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak menginginkan Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum melainkan menjadi sekretaris jenderal (Sekjen).
"Saya pelaku sejarah dan memang betul Pak SBY tidak menginginkan Anas jadi ketua umum tapi jadi Sekjen," kata Max, Kamis (28/2/2013).
Dijelaskan Max, SBY melihat Anas memiliki potensi yang hebat, namun SBY menginginkan mantan Ketua Umum PB HMI itu untuk belajar dulu sebagai Sekjen selama lima tahun sebelum menjadi ketua umum.
"Karena beliau melihat Anas memiliki potensi hebat. Sehingga jika belajar dulu selama 5 tahun menjadi Sekjen, akan menjadi pemimpin yang brilian," jelas Max.
Meski demikian diakui Max, SBY tidak melakukan intervensi dalam proses pemilihan ketua umum Partai Demokrat, beliau hanya meminta kepada kader PD untuk memilih sesuai "Hanuda" (Hati Nurani Anda).
"Saya ingat sekali waktu pemilihan putaran kedua, ketika itu Pak SBY di podium mengatakan, pilihlah sesuai hati nurani anda. Pak SBY tidak meminta peserta Kongres memilih calon tertentu,"ungkapnya.
Apalagi saat Anas akhirnya terpilih sebagai ketua umum PD, SBY langsung memberikan selamat dan berpesan untuk menghormati keputusan hasil kongres.
"SBY juga berpidato, agar seluruh kader menghormati putusan kongres dan menghormati ketua terpilih yakni Anas," pungkasnya. [Dhanny]
-
22/05/2013 21:23Marzuki Alie Masih Menunggu Waktu Hadapi Konvensi Capres
-
20/05/2013 16:43SBY Restui Marzuki Alie Bertarung di Konvensi Demokrat
-
20/05/2013 09:05Gita Wirjawan-Jokowi Dianggap Cocok Untuk Pimpin Bangsa Indonesia
-
18/05/2013 16:05Gita Wirjawan Siap Ikuti Konvensi Capres Demokrat
-
17/05/2013 00:40Demokrat yakin Pelaku Fitnah Segera Terungkap
Lihat 1 Komentar
Kirim Komentar
Disclamer
Email Newsletter
-
Jumat, 24 Mei 2013 - 23:36
.jpg)
PVMBG Tetapkan 7 Gunung Berapi Berstatus Siaga
-
Jumat, 24 Mei 2013 - 23:06
.jpeg)
Taliban Lancarkan Serangan Dekat Fasilitas Intelejen Afghanistan
Informasi Pemasangan Iklan:
Hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Musyafaur Rahman di 0821-117-297-75 · moses_elrahman@yahoo.com · Blackberry: 2821FC2A

