Rusli Zainal : Sejak Ditetapkan Jadi Tersangka Saya Sudah Siap
Gubernur Riau, HM Rusli Zainal

Jakarta, Seruu.Com - Kuasa hukum Gubernur Riau Rusli Zainal menyatakan bahwa kliennya siap ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka penerimaan hadiah terkait dengan perubahan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 6 Tahun 2010 tentang Pembangunan Venue Pekan Olahraga Nasional.

"Ya dari awal sudah ditetapkan sebagai tersangka, jadi pasti siap lah, pokoknya dia (Rusli) akan kooperatif," kata kuasa hukum Rusli, Rudi Alfonso, usai pemeriksaan Rusli sebagai tersangka di gedung KPK Jakarta, Jumat (31/5/20103) malam.

Rudi yang mendampingi Rusli pada saat pemeriksaan mengungkapkan meskipun kliennya siap untuk ditahan, namun hingga kini pihaknya belum mengetahui kapan gubernur itu akan ditahan oleh KPK.

"Ya kita belum tahu, kalau ditahan ya tidak pulang, artinya sekarang belum dianggap perlu untuk ditahan," jelas Rudi.

Perihal pemeriksaan oleh penyidik KPK, Rudi menjelaskan bahwa kliennya hanya ditanyai seputar tugas pokok dan jabatannya, sehingga belum memasuki pertanyaan yang substansial perihal anggaran yang menyeretnya menjadi tersangka.

"Pemeriksaan tidak ada yang baru, hanya beberapa pertanyaan awal saja, baru mengenai data pribadi saya dan belum masuk substansi," kata Rusli.

Rusli menjadi tersangka dalam tiga perkara di KPK, pertama adalah pembahasan Perda No. 6/2010 dengan sangkaan Pasal 12 Huruf a atau b atau Pasal 5 Ayat (1) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1, yaitu penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji terkait dengan kewajibannya.

KPK juga menetapkan Rusli sebagai orang yang memberikan hadiah kepada pejabat negara dalam pembuatan Perda No. 6/2010 dengan sangkaan Pasal 12, Pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau b atau Pasal 13 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 tentang memberikan sesuatu kepada penyelenggara negara untuk berbuat yang bertentangan dengan kewajibannya. [Ant/rn]

Tags:

Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar