Menolak Kenaikan BBM, PKS Menjawab Tantangan Menarik 3 Menterinya
Fahri Hamzah (Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menolak kenaikan harga BBM, membuat para anggota Setgab gerah. PKS pun ditantang menarik 3 menterinya dari kabinet.

"Kan itu dua hal berbeda dan dimulainya dengan cara yang baik. Masalahnya selalu komunikasi, orang boleh tahu bagaimana komunikasi itu selalu diambil dalam keadaan memaksa," kata Wasekjen PKS Fahri Hamzah kepada wartawan di sela-sela rapat Timwas Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2013).

Fahri mengatakan, anggota PKS yang kini menjadi menteri adalah milik presiden dan mereka memiliki hak untuk berpendapat sama dengan presiden. 3 menteri PKS saat ini mendukung keputusan pemerintah menaikkan harga BBM.

"Menteri berpendapat sama dengan presiden itu haknya karena menteri milik presiden. Dalam konstitusi menteri itu hak presiden, dia harus loyal pada presiden," ujar Fahri.

Menurur Fahri untuk memutuskan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Presiden tidak perlu persetujuan Dewan lagi.

"Untuk keputusan yang presiden tak perlu persetujuan Dewan karena dia yakin UU APBN lalu, ya lakukanlah," tegas Fahri. [bm]

Tags:

Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar