Danrem 151 Binaya Klaim Situasi Malteng Sudah Kondusif
Foto : Ilustrasi

Jakarta, Seruu.com - Danrem 151 Binaya Kolonel Infantri Asep Kurnaidi menuturkan situasi pasca bentrokan di Pulau Saparua, Maluku Tengah telah kondusif. Meski demikian Asep mengatakan pihaknya tetap melakukan pengamanan agar bentrokan tidak terjadi kembali.

"Situasi dua desa (Porto dan Haria) tersebut, saat ini sudah cukup kondusif. Tidak ada lagi bunyi bom rakitan, " ujar Asep Kurnaidi, saat dihubungi Seruu.com, Kamis (18/7/2013).

Dia menuturkan bentrokan yang terjadi antara kedua desa bertetangga itu bukanlah yang pertama, tetapi sudah terjadi sejak zaman kolonial.

Sedangkan untuk kasus terakhir yang terjadi selasa malam (16/7), Asep enggan menyebutkan pemicu bentrokan. Dia mengatakan bahwa konflik di antara kedua desa itu terus berulang kali terjadi dikarenakan masalah batas wilayah.

"Bentrok 2 desa, Haria dan Porto terjadi sejak penjajaan belanda. Tahun 2013 ini saja sudah berapa kali tu pecah bentrokan, " ucap dia

Akibat bentrokan, Asep menuturkan, lima rumah  dan satu tempat ibadah dibakar massa.

Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Porto dan Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku kembali terlibat bentrok. Warga kedua desa bertetangga itu saling serang dengan menggunakan senjata tajam, senjata api, dan bom rakitan.

Sejak tiga tahun terakhir, warga kedua desa itu kerap terlibat bentrokan yang dipicu masalah batas wilayah. Terakhir, 4 bulan lalu, warga kedua desa itu juga terlibat bentrok sehingga menyebabkan tiga orang terluka terkena ledakan bom. [Simon]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar