Bentrokan Malteng Reda, Komnas Ham Gelar Mediasi
Mediasi yang difasilitasi pihak Komnas Ham, Gubernur Maluku, Kapolda, Bupati Malteng, Dandrem dan tokoh masyarakat (Foto: Simon/ Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com- Raja desa Porto Tenny Nanlohy memastikan kondisi perbatasaan desa Porto - Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (18/7/2013) malam ini, sudah kondusif menyusul pertikaian antarwarga, Selasa (16/7/2013) kemarin. Mediasi pun digelar untuk mencegah potensi bentrokan.

"Suasana sudah kondusif. Sudah ada mediasi yang difasilitasi pihak Komnas Ham, Gubernur Maluku, Kapolda, Bupati Malteng, Dandrem dan tokoh masyarakat , " ujar dia saat dihubungi Seruu.com, Kamis malam

Menurutnya, jika ada aksi serupa berupa bentrokan aparat tidak segan–segan akan melakukan tindakan tegas. Karena sudah ada kesepakatan agar tidak terjadinya bentrokan kembali.

Untuk motif bentrokan itu, kata dia, dipicu diduga karena sejumlah warga desa Haria melempari mobil angkot milik warga desa Porto. Dari situlah konflik mulai merembet, warga Porto melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam, senjata api, dan bom rakitan.

Sementara Danrem 151 Binaya Kolonel Infantri Asep Kurnaidi mengatakan situasi di kedua desa bertikai itu aman dan kondusif. Meski demikian Asep mengatakan pihaknya tetap melakukan pengamanan agar bentrokan tidak terjadi kembali.

"Alhamduliah sudah kondusif. Dan proses mediasi sudah dilakukan dengan baik dikota Ambon, Kamis siang (18/7), " terang Asep saat dihubungi.

Lanjut dia, ada enam point yang disepakati dalam mediasi. Dua poin yang terpenting yaitu, hentikan konflik dan kedua, bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dengan membangun posko bersama.

"Posko bersama melibatkan unsur, Polisi, TNI dan Warga Desa Porto dan Haria, " kata dia.

Dia pun berharap, semoga dengan mediasi yang dilakukan itu, potensi bentrokan serupa dapat dihindari di kemudian hari. Asep juga mengimbau agar dua belah pihak yang terlibat bentrokan dapat berdamai satu sama lain.

Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Porto dan Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku terlibat bentrok sejak selasa malam. Warga kedua desa bertetangga itu saling serang dengan menggunakan senjata tajam, senjata api, dan bom rakitan.

Akibat bentrokan itu, satu tempat ibadah dan lima rumah musnah terbakar. [Simon]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar