Kasus Wilfrida, Dunia Perlu Ragukan Komitmen Malaysia
Poempida Hidayatulloh. (Dok. Seruu.com)
Sampai saat ini banyak sekali kasus-kasus perdagangan Manusia ini masih terjadi tanpa ada inisiatif yang secara riil untuk memberantasnya - Poempida

Jakarta, Seruu.com - Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),  Poempida Hidayatulloh menyatakan bahwa kunci penyelesaian kasus ancaman hukuman mati terhadap Wilfrida Soik, TKI asal NTT yang bekerja di Malaysia yang dituduh membunuh majikannya terletak pada kebijakan pemerintah Malaysia.

Menurut Poempida, Wilfrida yang sekarang berumur 17 tahun jelas korban traficking. "Dia mulai bekerja sejak umur 12 tahun," kata Poempida, Rabu (18/9/2013). Dengan pertimbangan kemanusiaan dan komitmen Malaysia dalam melawan “Perdagangan Manusia” sepatutnya pemerintah Malaysia tidak perlu ragu dalam menyelesaikan masalah Wilfrida ini.

Poempida menegaskan, pemerintah Malaysia jelas dapat memberikan Grasi atau “Pardon” kepada Wilfrida agar terbebas dari masalah hukumnya. Ia melihat, jika hal ini tidak dilakukan oleh pemerintah Malaysia yang sedang gencar-gencar menangkap dan mendeportasi pendatang ilegal, maka perlu kiranya Dunia meragukan komitmen Malaysia dalam memberantas “Perdagangan Manusia”.

Jika kemudian masalah hukum Wilfrida ini berlanjut terus dengan tuduhan Pembunuhan, sang majikan dan agen yang mempekerjakan Wilfrida pun harus diproses secara hukum atas dugaan traficking.

Politisi Partai Golkar ini menilai, dalam hal ini jelas terjadi proses hukum yang tidak seimbang. Jika kemudian pemerintah Malaysia mengabaikan ketimpangan proses hukum ini, maka Pemerintah RI pun harus berani menempuh jalur diplomasi yang keras dengan Pemerintah Malaysia.

"Sampai saat ini banyak sekali kasus-kasus perdagangan Manusia ini masih terjadi tanpa ada inisiatif yang secara riil untuk memberantasnya," ujar Poempida. [wishnu]

Tags:

Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar