Kemenperin Usul Insentif Khusus Dongkrak Ekspor Industri Tekstil
Kementerian-Perindustrian

Jakarta, Seruu.com - Pemberian insentif khusus untuk mendongkrak nilai ekspor industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional Diusulkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Insentif tersebut diharapkan memperkuat daya saing industri TPT nasional agar mampu merebut pasar global.

"Kami memiliki pemikiran untuk mengkaji pemberian insentif khusus berupa program energy refund dalam upaya mendongkrak nilai ekspor industri nasional. Industri TPT sebagai pilot project-nya," kata Dirjen Industri Kimia Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin Harjanto, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Harjanto mengaku bahwa Program energy refund merupakan dana yang diberikan pemerintah kepada industri untuk mengganti biaya listrik yang dikeluarkan. Harjanto mengaku terus berkoordinasi dengan kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga dibahas di tingkat rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Industri TPT dikategorikan sebagai sektor strategis karena menjadi motor penggerak industri manufaktur. Nilai ekspor industri ini hingga April 2016 mencapai USD3,96 miliar. Kontribusi industri TPT sangat signifikan terhadap perolehan devisa dengan nilai ekspor mencapai USD12,28 miliar pada 2015. "Dan menyumbang penyerapan tenaga kerja 10,6 persen dari total tenaga kerja industri manufaktur," papar Harjanto.

Harjanto menambahkan bahwa industri TPT nasional telah terintegrasi dari hulu sampai hilir dan produknya dikenal memiliki kualitas yang baik di pasar internasional sehingga menjadi modal kuat guna menembus pasar global. "Pemerintah juga telah mengeluarkan berbagai paket kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri," ungkap Harjanto. (MTN/RS)

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU