Presiden Berikan Pembekalan Bagi 720 Capaja TNI-Polri
Presiden Joko Widodo.

Jakarta, Seruu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Senin (25/7) malam menghadiri dan sekaligus memberikan pembekalan kepada 720 calon perwira remaja (capaja) TNI dan Polri tahun 2016, di Gedung Sabang-Merauke, Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.

Pada kesempatan itu Presiden mengatakan, kompetisi/persaingan yang terjadi antar negara, persaingan antar kawasan, membuat ancaman terhadap pertahanan negara maupun gangguan kamtibnas semakin berat, akan semakin kompleks dan modern dari segi teknologi maupun modusnya.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi mengingatkan prajurit TNI dan anggota Polri untuk bersikap responsif, harus bersikap peka dengan kecepatan yang sangat cepat, dengan terus meningkatkan kualitas kinerja secara profesional.

"Jadikan kritik dari masyarakat terkait kinerja TNI dan Polri sebagai masukan untuk perbaikan kita, perbaikan kinerja TNI dan Polri. Semua itu diperlukan agar kalian melaksanakan tugas dengan baik serta mampu mengukir prestasi, mampu mencapai kinerja yang membanggakan," pesan Presiden Jokowi.

Ia juga meminta agar para calon perwira remaja TNI dan Polri menjadi perwira yang mampu menyesuaikan diri, cepat beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis, baik dalam lingkup nasional, lingkup regional, maupun dalam lingkup global.

Sebelumnya, Jokowi mengingatkan bahwa meniti karir sebagai perwira berarti semuanya adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, ia meminta kepada para Capaja agar memastikan bahwa setiap langkah mereka harus mencerminkan sikap seorang ksatria dan loyalitas penuh terhadap bangsa dan negara.

"Hadapilah setiap penugasan yang datang dengan rasa ikhlas dan semangat yang tinggi. Maksimalkan segala kemampuan dan kekuatan yang dimiliki berlandaskan semangat pantang menyerah, semangat rela berkorban," pesan Presiden.

Ia juga meminta para perwira Capaja yang akan diwisuda menjadi perwira TNI dan Polri pada Selasa (22/9) agar jangan pernah menghindari dari penugasan, karena setiap penugasan merupakan bagian dari proses pendewasaan bagi seluruh prajurit TNI dan anggota Polri.

"Bangsa Indonesia menaruh harapan kepada kalian semua untuk siap dan mampu menghadapi tantangan-tantangan yang ada," tutur Jokowi seraya menyinggung mengenai konektivitas hubungan antarwilayah di tanah air yang sekarang belum sepenuhnya terwujud.

Ia mengingatkan, tanpa konektivitas ketimpangan antarwilayah akan terus berlangsung dan tanpa konektivitas persatuan Indonesia juga tidak akan kokoh. Karena itu, adalah tugas calon perwira nantinya untuk ikut menjaga, ikut memastikan, bahwa konektivitas di seluruh tanah air segera akan terwujud.

Beberapa tantangan yang dihadapi dan perlu diperhatikan bersama, menurut Presiden adalah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, korupsi, terorisme, radikalisme, premanisme, serta konflik dan ketegangan sosial akibat dari intoleransi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Acara pembekalan oleh Presiden tersebut juga dihadiri oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Seskab Pramono Anung,  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Setelah pembekalan malam ini, pada Selasa (26/7) pagi, Presiden Jokowi dijadwalkan akan memimpin upacara pelantikan sebanyak 720 perwira remaja TNI dan Polri di Gedung Sapta Marga, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. (setkab/hs)

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU