Presiden Jokowi Setujui Langkah Menkeu Memangkas APBN-P 2016
Presiden Joko Widodo.

Jakarta, Seruu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada acara sosialisasi Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) yang berlangsung di Hotel Intercontinental, Bandung, Jabar, Senin (8/8) mengatakan bahwa pemotongan anggaran memang harus dilakukan karena kita membutuhkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang kredibel.

"Kalau kita hitung-hitung lagi, kita hitung-hitung lagi, kita perkirakan tidak mungkin ya kita harus realistis dong. Kita tidak usah harus terlalu sangat optimis. Dengan kondisi perekonomian global seperti ini yang bagus memang realistis," tegas Presiden Jokowi kepada media.

Hal itu dikatakannya menanggapi Keputusan Sidang Kabinet Paripurna sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Rabu (3/8) yang lalu, yang akan memangkas anggaran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp65 triliun dan belanja transfer ke daerah sebesar Rp68,8 triliun mengingat adanya potensi penurunan yang cukup signifikan dari penerimaan pajak 2016.

Menurut Presiden Jokowi, langkah pemangkasan anggaran belanja K/L yang diambil oleh Menkeu itu merupakan sebuah hal yang sangat nalar dan masuk kalkulasi. "Ya saya setujui," tegasnya.

Terkait anggaran apa saja yang akan dikurangi, Presiden Jokowi  mengatakan, untuk teknisnya bisa ditanyakan langsung kepada  Menteri Keuangan. Namun yang utama menurutnya adalah biaya operasional dan biaya perjalanan dinas.

[hs]

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU